Kamis, 03 November 2016

Sosok Nikola Tesla yg tak diajarkan disekolah yang perlu kamu tahu

Berapa uang yg hrs kita habiskan tiap bulan utk bayar listrik, bayar telp/hp, beli BBM, dll? Gimana kalo kita sbnrnya bisa dapetin itu semua gratis setiap hari seumur hidup? hihihi..
Itu bukan khayalan. Itu adalah apa yg dirintis 100 thn lalu oleh seorg penemu teknologi paling jenius yg pernah lahir di muka bumi (mnrt guee): Nikola Tesla.
clip_image001
(Thn 1901 Tesla udh bikin lampu plasma, nyala tanpa kabel & batre.)
1. Ciptaan2 Awal
Kita bisa nikmatin kehidupan dgn listrik, yg disalurin lwtkabel ke rumah2, krn teknologi TeslaDialah yg menemukan Alternating Current (AC), aliran listrik dua arah yg kita gunakan lewat kabel2 listrikThomas Alfa Edison sebenarnya cuma menemukan Direct Current (DC), listrik satu arah yg digunakan utk batre dan accu.
4318195646_59f8470b8c
Meme ejekan buat Thomas E. Edison, yg ngaku2 pencipta listrik AC/DC. Padahal cuman listrik DC doang.
Kemudian, thn 1893 Tesla membuat transmisi radio, 2 thn lbh awal dari Marconi. Thn 1895 ia membuat pembangkit listrik tenaga air pertama di dunia, di Niagara Falls.
clip_image002
(di mata Tesla, alam adalah sumber energi yg gak pernah habis. Ngapain pake energi fosil/BBM? hahahaa)
Thn 1899 Tesla membuat radio control utk kapal, yg menjadi dasar utk seluruh teknologi wireless saat ini.
clip_image003
(Radio, ponsel, GPS, dll berasal dari teknologi wireless Tesla)
2. Didanai JP Morgan
Potensi Tesla dlm mengolah energi tak terbatas, langsung menarik perhatian kapitalis industriJP Morgan mendanai riset Tesla utk bikin wireless communication system, dibuatkan lab khusus di Long Island, thn 1899.
Tapi Tesla adalah ilmuwan eksentrik. Dia gak berniat jadi kaya dgn jual teknologi, hahahaa.. Dana JP Morgan dia pake utk terus berkesperimen. Dia keranjingan membuat karya2 teknologi karena dorongan batin yg misterius.
3. Teknologi “Luar Bumi”
Dlm artikel thn 1901 berjudul Talking With Planets”,  Tesla menulis bhw tiba2 inderanya berkembang lebih tajam dr org lain. Dia bisa merasakan getaran2 elektromagnetik bumi dan alam semesta. Ia pun dpt mendengar komunikasi antar planet. Itulah yg memicunya utk terus mencipta teknologi.
clip_image004
Tesla bikin alat2 yg cuma bisa kita liat di film2 sci-fi, seperti alat teleportasi (merubah orang/benda jd partikel, dan memindahkannya ke tmpt lain dlm sekejap).
clip_image005
(mesin teleport dlm pilem Star Trek, terinspirasi dari Tesla)
Teleportasi Tesla kemudian diuji militer AS dgn kapal perang berawak pada Philadelphia Experiment, 1943.
Anak didik Tesla, Otis T. Carr, sukses membuat piring terbangdgn mesin antigravitasitanpa BBM. Sumber energinya adalah matahari dan benda2 alam yg melimpah gratis di alam ini.
clip_image006
(Demo piring terbang tanpa BBM akhir 50an. Sukses 100%. Tapi abis itu disita agen federal, krn bakal bikin bangkrut pshn2 minyak. wakakakak)
Karya Tesla yg paling monumental adalah menciptakan listrik jutaan volt dari udara kosong. Hebatnya lg, listrik itu 100% aman bagi manusia. Org gak bakal kesetrum. hihihi..
clip_image007
(Tesla duduk nyantai di tengah listrik jutaan watt. Aman bagi manusia)
4. Pembangkit Listik Dunia
Tesla bermaksud membangun jaringan Pembangkit Listrik Duniatanpa kabel. Dgn dana JP Morgan, ia membangun Wardenclyffe Tower yg merupakan pembangkit listrik wirelesspertama di dunia.
clip_image008
(Wardenclyffe Tower, 1901)
Rencananya Tesla akan membangun tower2 global transmitter, tersebar di 9 lokasi di duniaDari situ, listrik disalurkan ke tower2 yg lebih kecil. Sampai akhirnya kerumah2 pendudukmobil, kapal laut, kapal terbang, dll. Semua tanpa BBM.
clip_image009
(Salurkan listrik lwt udara. Free energy for all)
5. Dihancurkan JP Morgan
Begitu tau Tesla punya rencana itu, marah lah JP Morgan. wakakakak.. Namanya juga kapitalis industri yg serakah“Gue danain dia riset buat bikin gue tambah kaya, malah mau bagiin energi gratis ke penduduk dunia”, hahahahaa..
Seluruh dokumen dan alat2 penelitian Tesla disita JP Morgan. Wardenclyffe Tower dihancurkan. Bukan cuma itu. Tesla diblack list di komunitas industri dan perbankan. Bahkan namanya dicoret dari buku2 sekolah, sehingga kebanyakan org gak tau ttg Nikola Tesla.
clip_image010
(tower Tesla diancurin. Bahaya, bs bikin bangkrut kapitalis global)
Akhirnya Tesla mati miskin di kamar hotel di NY. Sendirian, gak punya istri, gak punya anak.
6. Terbukti Berhasil
Eksperimen Tesla tentang listrik gratis — ngambil listrik dari “ruang hampa” seperti plasma petir — terbukti berhasil. Kalangan akademisi seperti di MIT dll masih sering “napak tilas” mengulang teknologi Tesla.
teslacolorredbilat0081600
Reka ulang dahsyatnya teknologi Tesla. Sudah gratis (ngambil dari “ruang hampa”), aman pula bagi manusia.
50816540
Keranjingan reka ulang teknologi ajaib Tesla
Tesla-coil-in-action
Dibikin di lapangan basket belakang rumah juga bisa. Canggeeeehh
7. Pyramid Connection
Tadinya Tesla berencana membangun menara pembangkit listrik gratis utama buat seluruh dunia di 9 titik global transmitters. Menariknya, 9 titik lokasi itu kurang lbh sama dgn 12 lokasi piramid2 & bangunan2 batu besar(megalithikum) misterius di dunia.
clip_image011
(12 titik lokasi megalithikum: piramid Mesir, Peru, stonehenge Inggris, Easter Island, India, Afrika, Afrika Barat, piramid laut Jepang, Russia, Brazil, Canada)
Ngeliat titik2 koordinat lokasi megalithikum di atas, yg merupakan perfect geometry, koq perfect bngt yaa kalo cuman kebetulan. Masuk akal kalo ada grand designdibalik itu, spt global powerplant Tesla tadi.
clip_image012
(Tesla & Pyramid powerplant)
8. Kecerdasan “Alam Lain”
Hmmm.. jangan2 nenek moyang kita lebih maju dari kita. hahahahaa.. Mungkin mrk bisa salurin listrik gratis ke seluruh dunia, tanpa perlu konglomerat listrik spt PLN (uuuppsss..).
WPTIntersection3-09
Konsep listrik wireless di jalan raya. Dari pembangkit utama seperti Menara Tesla, ditangkap dan disalurkan ke kendaraan2 sehingga tak perlu bensin.
wire12
Konsep listrik wireless di rumah. Dari pembangkit utama seperti Menara Tesla, ditangkap dan disalurkan ke rumah2 sehingga tak perlu PLN.
Rakyat sbnrnya dpt menikmati energi gratis — pake listrik, ponsel & telp, internet, naek mobil, kapal laut & udara — tanpa perlu bayar mahal ampe ngutang sama para bankirspt JP Morgan. Akhirnya diuber2 debt collector. wakakakakak.. umat sedunia diperbudak tanpa sadar.
clip_image013
(The Matrix: “You are a slave, Neo.” hihihi..)
Dan, membaca artikel Tesla “Talking With Planets” 1901, nenek moyang kita mungkin dapat ilmu pengetahuan dgn cara yg sama, yakni melalui komunikasi telepatik dgnkecerdasan “luar bumi”. Huaahahahaaa.. Luar bumi apa“alam lain” neee…
sumber: Boss Darling

Turunnya surah DHUHA

Mekkah, sekitar tahun 610 M.
clip_image001
Nabi Muhammad SAW saat itu berusia 40an, lebih muda dari kita. Ketika itu Rasulullah menderita sakit, dan untuk beberapa waktu tidak menerima wahyu berupa ayat2 Al-Qur’an. Hati beliau gundah, “Apakah aku telah berbuat salah?”
Sebagian orang mencibir kondisi tersebut dengan sinis.“Tuhannya telah meninggalkan dirinya”. Bahkan, “Tuhannya telah membencinya”.
clip_image002
Bagaikan menjawab cibiran2 itu, sekaligus menghibur hati Nabi, maka turunlah surat Ad-Dhuha.
“Demi waktu matahari sepenggalahan naik,clip_image003
dan demi malam apabila telah sunyi..clip_image004
Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada pula benci kepadamu
clip_image005
dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu dari permulaan.
Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.
clip_image006
Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatimlalu Dia  melindungimu?clip_image007
dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung,
lalu Dia memberikan petunjuk?clip_image008
dan Dia mendapatimu sebagai seorang yangkekurangan,
lalu Dia memberikan kecukupan?clip_image009
Adapun terhadap anak yatim, janganlah kamu berlaku sewenang-wenang
dan terhadap orang yang meminta-minta, janganlah kamu menghardiknyaclip_image010
dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah kamuceritakan.”
clip_image011
Subhanallah.. betapa besar rahmat Allah SWT, bagaikan samudera kasih tak bertepi yg memeluk tubuh kita erat2. Sehingga kita dpt merasakan kekuatankebahagiaandan keagungan yang tiada taraTak ada satu pun kata2 yg mampu melukiskannya.

sumber: Boss Darling

Selasa, 01 November 2016

Mana lebih masuk akal Gravitasi Archimedes atau Newton

Archimedes (287 SM - 212 SM) hidup jauh lebih awal daripada Newton (1643 – 1727)
Sehingga istilah GRAVITASI telah digunakan oleh Archimedes jauh sebelum era MASEHInya Newton. Sehingga istilah tersebut telah dilencengkan dari arti dasarnya utk menjawab keanehan Model BUMI GLOBE ketika ngebut berputar tapi isinya tetap tenang, sprti keanehan air lautnya yg tak terpercik kemana2.

PERCEPATAN GRAVITASI (Archimedes) = Percepatan tenggelamnya benda di air, yg dipengaruhi oleh KETINGGIAN serta BESAR MASSA & VOLUME AIR yg mendesaknya, shgga menghasilkan GAYA APUNG (GAYA ARCHIMEDES) trhdp benda tsb.


Percepatan gravitasi suatu objek yang berada pada permukaan laut dikatakan ekuivalen dengan 1 g, yang didefinisikan memiliki nilai 9,80665 m/s2. Percepatan di tempat lain seharusnya dikoreksi dari nilai ini sesuai dengan ketinggian dan juga pengaruh benda-benda bermassa besar di sekitarnya.

GRAVITASI (Newton) = gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta. Gravitasi matahari mengakibatkan benda-benda langit berada pada orbit masing-masing dalam mengitari matahari. 

Sederhananya, GRAVITASI menurut Newton sprti gambar ini ... 

TARIK MENARIK BRO... Karna Manusia & Tembok sama2 punya massa :D 

Rumus Hukum Archimedes
w’ = w – Fa

Keterangan:
w' : berat semu dalam air 
w : berat di udara 
Fa : gaya Archimedes 

Jika sebuah benda di udara memiliki berat w maka ketika benda tersebut berada di air, ia akan mendapat gaya ke atas (gaya apung) sebesar Fa .

GAYA APUNG yang dialami benda ketika berada di air disebut GAYA ARCHIMEDES. 
Adapun besar gaya Archimedes : Fa = ρcair . g . Vb

Keterangan:
ρcair : massa jenis zat cair yang didesak benda (kg/m3)
g : percepatan gravitasi (10 m/s2)
Vb : volume zat cair yang didesak benda (m3)

Dimana, Kayu yang memiliki berat lebih besar dibanding kerikil akan terapung di air, sedangkan batu kerikil yang memiliki berat lebih kecil dibanding kayu justru tenggelam dalam air.

Sehingga dgn mengukur CEPAT-LAMBATNYA benda tenggelam juga menentukan utk mengetahui besarnya GAYA APUNG (GAYA ARCHIMEDES) terhadap benda tsb.

Bantahan sederhana terhadap Teori Gravitasi

Saya ingin coba membantu menjelaskan miskonsepsi gravitasi. Saya hanya bisa jelaskan dengan analogi sederhana karena keterbatasan ilmu yang saya miliki.

Gaya tarik bumi, seperti yang diajarkan di sekolah adalah gaya yang menarik benda-benda ke bumi. Ada konstanta percepatan gravitasi (g) sebesar 9,8 m/s^2. Kebanyakan orang (termasuk saya) salah mengartikan bahwa angka 9,8 m/s^2 ini menunjukkan ukuran Gaya (F) yang menarik benda-benda ke bumi. Ini adalah salah karena 9,8 m/s^2 ini hanyalah nilai percepatan jatuhnya benda ke bumi, bukannya gaya atau energi yang menariknya.

Analogi sederhananya adalah seperti Daya dan Kecepatan pada sepeda motor Anda. Jika Anda menaiki motor dari keadaan diam, kemudian Anda hidupkan dan gas sampai kecepatan 100 km/jam, apakah angka 100 km/jam ini yang membuat motor Anda melaju dari titik awal ke titik tujuan? Pasti Anda jawab tidak. Yang menjalankan motor bukan angka kecepatan yang 100 km/jam itu, gerakan piston yang disebabkan oleh ledakan pembakaran bensin di mesin Anda yang menyebabkan motor berjalan. Maka sama seperti itulah konstanta 9,8 m/s^2 bukan gaya yang menyebabkan benda-benda tertarik ke bumi, angka ini hanya menunjukkan percepatan jatuhnya benda-benda ke bumi.

langkah kerja 4 tak.jpg

Lalu bagaimana dengan gaya tarik bumi yang sesungguhnya jika memang itu ada? Kita pakai analogi mesin motor lagi untuk menjawabnya. Gaya dorong atau di mesin motor ini dapat dihitung dengan baik loh, dihitung menggunakan satuan Daya Kuda (DK). Saya cuplik penjelasan dari blog:

Horse Power (HP) atau Daya Kuda (DK) seperti namanya merupakan unit standard yang dihasilkan oleh obeservasi James Watt (penemu mesin uap) atas kemampuan rata-rata seekor kuda yang mampu memutar penggilingan berradius 12 kaki (3.6576 m) sebanyak 144 kali dalam satu jam (2.4 putaran per menit). Jadi horsepower adalah kemampuan untuk mengusung beban selama periode tertentu, kemampuan mengusung beban seberat 33,000 pounds selama 1 menit dihitung sebagai 1 dk. Pada otomotif atau mechanical engineering antara torsi dan horsepower memiliki kaitan erat karena akan menentukan performa dan kesesuaian aplikasinya.

Jadi, Daya yang digunakan untuk mendorong berat motor dan Anda dihitung dalam (DK) yang artinya adalah kemampuan mengusung beban dalam periode tertentu. Kuncinya adalah di nilai berat atau masa. Misal tenaga motor Anda adalah 1 DK maka ia hanya bisa mendorong berat 33,000 pounds, maka jika Anda tambahkan beban lagi lebih dari itu, motor Anda harus menghasilkan Daya yang lebih juga, jika tidak maka tidak akan bisa melaju. Semakin besar berat/massa semakin besar juga tenaga yang dibutuhkan.

ninja.jpg

Dengan analogi ini mari kita ukur gaya gravitasi bumi. Saya tidak berniat mengukur sih cuma membandingkan, antara gaya gravitasi yang menarik bulan dengan gaya gravitasi benda-benda di bumi. Jadi menurut sains modern, gaya gravitasilah yang menarik bulan sehingga tetap pada orbitnya dan tidak meluncur menjauh. Seperti pada motor tadi, dibutuhkan gaya yang besar untuk mendorong beban yang besar, tentu juga berlaku untuk gaya tarik bumi pada bulan, dibutuhkan gaya yang besar untuk menarik masa yang besar.

Sekarang kita coba liat berapa massa bulan. Massa Bulan = 7.34767309 × 10^22 kilogram. Wow!!! Besar sekali!! Pasti membutuhkan gaya yang sangat besar sekali untuk menarik benda seberat itu. Dan gaya ini adalah gaya yang sama dengan gaya yang kita terima. Gaya ini yang menyebabkan apel jatuh dari pohon, orang jatuh dari tangga, serta membuat kita tetap berpijak di tanah dan tidak melayang-layang di angkasa. Bahkan menurut sains modern juga bahwa gaya gravitasi bumi semakin mendekat ke inti bumi adalah semakin besar, itu artinya seharusnya benda-benda dan makhluk yang ada di bumi menerima gaya tarik yang lebih besar dari gaya yang di terima Bulan. Coba deh pikir apa mungkin kita bisa bertahan dari tekanan gaya yang ukurannya lebih besar dari gaya yang menarik massa sebesar 7.34767309 × 10^22 kilogram?? Kalau benar gravitasi itu ada, harusnya badan kita sudah terbenam ke tanah dan tidak bisa gerak bebas sama sekali.

birdsV sd.jpg

Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah ada makhluk yang bisa melawan gaya tarik sebesar itu untuk terbang melayang di angkasa. Bagaimana bisa burung-burung terbang di angkasa sementara mereka ditarik oleh kekuatan yang setara massa bulan? Kalo kita analogikan gerakan piston di mesin motor yang menghasilkan gaya untuk mendorong motor, apakah mungkin gerakan kepakan sayap burung akan menghasilkan gaya yang mampu mendorong massa sebesar 7.34767309 × 10^22 kilogram??

Dengan begitu, CASE CLOSED!! GRAVITY DOES NOT EXIST!! DAN ADA YANG SALAH DENGAN TEORI-TEORI TENTANG BUMI, BULAN, MATAHARI, DAN GALAXY ALAM SEMESTA.


sumber: http://fe101.freeforums.net/thread/438/analogi-sederhana-mematahkan-teori-gravitasi

Senin, 31 Oktober 2016

Cara Menghitung Jarak Matahari versi Flat Earth

Berapa jarak Bumi - Matahari...??
Menurut science modern sekitar 150 juta km.
Bolehkah kita meragukan hasil itu...??
Boleh saja, selama kita mampu memberikan alternatif perhitungan dengan menggunakan metode ilmiah dan bisa dilakukan oleh banyak orang.
---
Berdasarkan pemikiran di atas, selama hampir 1 bulan saya mencoba untuk mencari metode yang tepat untuk menghitungnya dengan harapan hasil yang didapatkan bisa mendekati jarak yang sebenarnya.
Panduan ini merupakan metode yang saya susun sendiri dan bisa saya pertanggungjawabkan.
Hasilnya BUKAN merupakan suatu fakta yang pasti benar, tetapi membutuhkan penelitian lebih lanjut. Oleh karenanya metode ini saya sharing disini dengan harapan pembaca juga melakukan percobaan yang sama. Dengan banyaknya hasil data percobaan, maka dapat dibuat sebuah hipotesa yang bisa mendekati kenyataan sesungguhnya.
Pontianak merupakan kota yang dilewati oleh garis khatulistiwa. Sebagai kota yang dilewati oleh garis khatulistiwa, ada kejadian unik yang terjadi hanya 2 kali dalam setahun yaitu titik kulminasi. Pada saat titik kulminasi ini maka posisi matahari akan tepat berada di atas benda sehingga "menghilangkan" semua bayangan benda tersebut.
Berdasarkan fakta tidak adanya bayangan ini, jika diasumsikan ditarik garis lurus dari lokasi titik kulminasi menuju matahari, kemudian di tarik garis mendatar terhadap garis lurus, maka akan di dapatkan sudut sebesar 90 derajat (sudut siku-siku).
Ini asumsi awalnya...

Bagaimana metode percobaannya...?
1). Kita harus tau dulu tempat dan waktu kapan kulminasi terjadi. Silakan googling untuk lokasi dan waktunya.
2). Tentukan beberapa titik lain, bebas dimanapun (untuk selanjutnya saya sebut titik percobaan). Namun jaraknya harus cukup jauh dari area kulminasi. Ukur jaraknya (bisa menggunakan google map).
3). Pada titik percobaan dirikan tongkat sepanjang 2 meter (ukuran sebenarnya bebas hanya untuk memudahkan perhitungan).
4). Ukur panjang bayangan yang muncul TEPAT pada saat terjadinya kulminasi (dalam satuan terkecil, centimeter / milimeter).
5). Lakukan perhitungan matematis dengan menggunakan trigonometri.
6). Silakan bandingkan hasilnya dengan menggunakan beberapa titik percobaan berbeda.
---
Percobaan ini BUKAN untuk mencari jarak yang sebenarnya. Hanya untuk mencari jarak yang mendekati. Oleh karena itu banyak faktor yang diabaikan. Berikut adalah beberapa faktor yang mungkin menyebabkan terjadinya selisih perhitungan (error) :
1. Lengkung bumi (menurut aturan GE). Untuk meminimalkan ini cari titik percobaan yang jaraknya hanya terpisah 1-2 zona waktu saja. Jika memungkinkan dalam 1 zona waktu.
2. Jarak antara 2 titik (titik kulminasi dan titik percobaan). Karena keterbatasan peralatan (hanya menggunakan google map).
3. Waktu
---
Berikut hasil percobaan saya :
1. Titik kulminasi (Tugu Khatulistiwa Pontianak)
2. Titik Percobaan (Apartment Dian Regency, Surabaya, Jawa Timur). 
Terimakasih untuk Bpk Soegianto Soelistiyono yang sudah membantu saya melakukan percobaan. 
3. Jarak 2 titik di atas berdasarkan google map adalah 899,94 km
4.  Tinggi tongkat yang digunakan 117 cm
5. Panjang bayangan yang terukur 22,9 cm
---
Dengan mengukur panjang tongkat dan panjang bayangan yg terbentuk, kami dapat mengetahui sudut yg dibentuk pada bidang miringnya. 
Dengan mengetahui jarak dari titik kulminasi ke lokasi percobaan + panjang bayangan dan menganggap sisi miringnya lurus menuju matahari...
Maka jarak antara titik kulminasi (Bumi) - Matahari dapat dihitung.
Berikut perhitungannya :
---
Data hasil Percobaan
Panjang (Tongkat) AC = 117 cm
Panjang (Bayangan Tongkat) AB = 22,9 cm
Maka Sudut ABC adalah :
tan⁡〖α=〗 𝑨𝑪/𝑨𝑩= 𝟏𝟏𝟕/(𝟐𝟐,𝟗)
tan⁡〖α=〗 5,10917
Jelasnya perhatikan gambar :


MN = Tinggi Matahari
M = Lokasi Kulminasi
A = Lokasi Penelitian
MA = 899,94 km = 89.994.000 cm
MB = 89.994.000 + 22,9 = 89.994.022,9 cm
tan⁡〖∝ = 𝑴𝑵/𝑴𝑩〗 
5,10917 = 𝑴𝑵/(𝟖𝟗.𝟗𝟗𝟒.𝟎𝟐𝟐,𝟗)
MN = 5,10917 x 89.994.022,9 
MN = 459.794.761,979993 cm
MN = 4.597,9476 km
atau 4.598 km (pembulatan)
Jelasnya perhatikan gambar : 


Hasil yang di dapat dari perhitungan jarak Bumi - Matahari di atas adalah 4.598 km.
Tentu ini BUKAN JARAK SEBENARNYA. Hanya jarak yang mendekati karena kebanyakan error di atas. Tetapi ini jadi patokan awal saya, walau pun errornya tinggi tentu masih jauh dari 150 juta km seperti klaim science modern.
HARAPAN SAYA, rekan-rekan di forum ini dapat melakukan percobaan yang sama. Sehingga dapat diketahui range-nya, yang memungkinkan kita untuk mengetahui jarak yang benar-benar mendekati jarak sesungguhnya. Bagi yang sudah melakukan percobaan yang sama, apapun hasilnya, mohon di sharing ke saya.
Terimakasih
---

NB. saya cantumkan gambar foto di FB supaya rekan-rekan juga bisa membaca hasil diskusi saya dengan teman-teman saya yang lain.

-----
Update 18/10/2016
Bagi rekan2 pembaca, mungkin ada yang sudah pernah berdiskusi dengan teman2 nya yg lain seperti yang saya lakukan.
Kebanyakan dari mereka yang menolak, berargumen bahwa sinar matahari ke bumi tegak lurus di manapun (karena begitu besarnya matahari), dan bayangan yang terbentuk di bumi terjadi karena lengkung bumi. Pendapat mereka ini yang kemudian membuat kami (saya dan Pak Soegianto Soelistiono) melakukan perhitungan ala GE dengan memasukan koreksi lengkung bumi dan mendapatkan angka sekitar 15ribuan km (silakan baca diposting saya di halaman berikutnya di thread ini). Namun, metode ini kembali dibantah karena asumsi sudut.
Baik, daripada berbantah2an. Malam ini, saya mendapatkan inspirasi setelah berdiskusi dengan rekan2 saya. Bahwa metode ini sudah benar. 
MENGAPA....??
1. Jika memang sinar matahari tegak lurus ke bumi dan bayangan terbentuk karena lengkung bumi... Bagaimana mungkin bayangan ini bisa dijadikan acuan untuk menunjukkan secara tepat lokasi tertentu berdasarkan arah bayangan...?? Misalnya, metode klasik penentuan arah kiblat
2. Jika sinar matahari dianggap sebagai gelombang bidang (planar)/tegak lurus datang ke bumi, bagaimana menjelaskan sinar yang terjadi pada gerhana matahari (model GE; silakan lihat gambar, arah sinar tidak tegak lurus ke bumi)....??

Silakan cari referensinya sendiri ya.... 
Jadi tidak sabar menunggu kulminasi berikutnya di bulan Maret..


sumber : adji Mahasiswa Fakultas MIPA Jurusan Fisika, Pontianak Kalimantan Barat

Sabtu, 22 Oktober 2016

10 Kebohongan NASA



















  1. Sumber cahaya selain matahari
          Bulan hanya mempunyai satu sumber cahaya yakni matahari, bayangan seharusnya sejajar.                 Namun dalam kasus ini, terlihat ada bayangan tak sejajar. Ini membuktikan ada banyak sumber             cahaya di sana, emangnya ada cahaya apa lagi??. 
  1. Pantulan cahaya helm pantulan cahaya dari helm yang dkenakan oleh salah satu awak, neil amstrong mengindikasikan ada cahaya yang lucu dan tidak lazim, kaya di stadion aja J, perhatikan aja tu cahaya lekat banget, padahal gak ada sumber cahaya lain dibulan kcuali matahari.
  2. Bayangan gelap pekat Ada bayangan gelap pekat yang menjadi bayang-bayang dari astronot, kog bisa ada cahaya seterang itu?? Coba aja berdiri dimalam hari atau kalau gak di pantai luas, pas bulan dalam keadaan on fire pun bayangan tidak sepekat itu.
  3. Tidak ada bintang Kog gak ada bintang yang kelihatan sama sekali ya?? Mungkin di bulan ada mendung kali ya..!
  4. Padahal tidak ada kameramen Bagaimana mungkin NASA bisa menayangkan Apollo 15,16, dan 17 lewat televisi, sementara tidak ada seorangpun cameraman atau yang membawa perangkat camera untuk mengambil gambar mereka.
  5. Dibuat film, maka film tersebut akan musnah Memang tidak bisa difilmkan karena film akan mencair pada suhu 250 drajat. Film apapun yang berada di tempat terbuka di bulan akan mencair pada suhu itu. Jadi memang suatu yang tak mungkin ada camera di sana.
  6. Tidak ada bekas pendaratan LM LM mesin yang memiliki kekuatan dahsyat seharusnya ketika mendarat maka akan membongkar lapisan dan menerbangkan benda-benda di sekitarnya. Namun yang terlihat adalah lapisan yang rapih, tidak ada debu atau benda benda beterbangan.
  7. Neil amstrong orangnya tertutup Neil amstrog cenderung tertutup dan menjauh dari media setelah klaim bahwa ia pegi ke bulan muncul, ia tidak menjawab komentar-komentar media yang bersahutan sana-sini, ada skenario apa disini...?.
  8. Jejak kaki Jejak kaki yang ditinggalkan oleh astronot adalah bukti bahwa Pendaratan di bulan palsu! Dengan asumsi bahwa mesin LM sangat kuat yang pendaratannya akan mengangkat lapisan juga debu yang dihembuskan di sekitar LM, oleh sebab itu seharusnya tidak ada jejak kaki di atas lapisan yang rapih. Jadi adanya jejak kaki makin membuat hal ini tidak masuk akal.
  9. Bagaimana bisa ada kibaran bendera di sana?? Bukanya ketika kita diberi pelajaran di SD dulu bahwa bulan tidak ada angin, kedap udara dan bla bla bla....bahkan ketika nasa di wawanarai soal itu jawabnya Cuma “memangnya hanya angin yang bisa mengibarkan bendera?? Astronot kita memutar tiangnya, oleh sebab itu benderanya berkibar” anda bisa lihat jawaban ini dan googling aja pasti ketemu kog, nah jawaban itu sangat tidak real dengan kenyataan.

Ternyata Bumi berbentuk datar menurut Agama - agama besar didunia

JELANG lebaran timeline Facebook saya dipenuhi dengan status tentang Bumi datar, flat earth. Mulai dari status serius, sampai yang bernada guyon, "Enakan mana, tahu bulat apa tahu datar?" Ada juga yang membagikan video-video dari kanal Flat Earth 101 di YouTube. Jadi penasaran, benarkah Bumi ini datar?

Selama ini kita diajarkan bahwa Bumi berbentuk bulat, kurang-lebih seperti bola. Kepercayaan ini sudah ada sejak setidaknya 500 tahun terakhir, diawali dari teori heliosentris yang dikemukakan Nicolaus Copernicus. Kemudian diikuti oleh Galileo Galilei dan Johannes Kepler. Sebelum itu, manusia percaya bahwa Bumi adalah pusat alam semesta (geosentris) dan bentuknya datar. Ya,Bumi berbentuk datar adalah kepercayaan awal manusia.

Gerakan Bumi datar, atau flat earth movement dalam bahas Inggris, sebenarnya bukan barang baru. Keraguan akan bentuk Bumi bulat yang ditanamkan oleh sains modern sudah didengungkan sejak awal abad ke-19. Penulis Inggris Samuel Rowbotham (1816-1884) disebut-sebut sebagai pencetus awal teori Bumi datar di era modern.

Rowbotham menulis sebuah selebaran setebal 16 halaman yang diberi judul Zetetic Astronomyuntuk menyebarkan pandangannya. Ia kemudian menerbitkan buku setebal 430 halaman berjudulEarth Not A Globe, Bumi Tidak Bulat. Dalam buku ini Rowbotham menyatakan bahwa Bumi berbentuk seperti piringan, dengan kutub utara sebagai pusat Bumi dan dinding es Antartika sebagai tembok Bumi. Lalu di bagian atas Bumi ada sebuah kubah di mana Matahari, Bulan, serta benda-benda langit lainnya berputar mengelilingi Bumi.

Dalam buku tersebut Rowbotham menyebut Bulan dan Matahari terletak 4.800 km di atas Bumi, dan kosmos (bintang-bintang serta benda lain bergerak lainnya) berjarak 200 km lebih jauh. Ini jauh lebih dekat dari yang diajarkan astronomi masa kini, di mana konon jarak Matahari ke Bumi sejauh 149,6 juta km dan Bulan ke Bumi berjarak antara 147-152 juta km.

Menurut kepercayaan Rowbotham, Bulan dan Matahari beserta seluruh kosmos berpendar mengelilingi Bumi di bawah sebuah kubah Bumi yang oleh Alkitab disebut sebagai firmament. Masih menurut Alkitab, firmament adalah lapisan solid yang berfungsi memisahkan dunia manusia dengan surga yang menjadi Kerajaan Allah. Di atas firmament ada air atau lautan, karena itulah langit berwarna biru.

Keterkaitan antara teori Bumi datar dengan Alkitab ditegaskan Rowbotham dalam sebuah leaflet berjudul The Inconsistency of Modern Astronomy and Its Opposition To The Scriptures!! yang diterbitkannya belakangan. Dalam leaflet itu ia berpendapat, "Alkitab, bersama-sama dengan indra kita, mendukung ide bahwa Bumi berbentuk datar dan tidak bergerak, dan inilah kebenaran sejati yang tidak bisa disingkirkan oleh sebuah sistem yang semata-mata berdasarkan pada dugaan manusia."

Paham Bumi datar terus memiliki pengusung hingga ke abad 20. Tahun 1956, seorang flatter asal Inggris bernama Samuel Shenton mendirikan International Flat Earth Research Society (IFERS), organisasi komunitas flat earth pertama di dunia. Sepeninggal Samuel Shenton ada Charles K. Johnson yang memindahkan pusat IFERS ke Lancaster, California.

Kematian Johnson pada tahun 2001 sempat membuat kalangan Bumi datar kehilangan sosok berpengaruh, sampai kemunculan seorang pria yang mengaku bernama Daniel Shenton tiga tahun berselang. Di YouTube, ada nama Eric Dubay yang secara konsisten mengunggah video-video mengenai teori Bumi datar.


Bumi Datar dalam Kitab Suci
Komunitas penganut teori Bumi datar memang menyandarkan kepercayaan mereka pada kitab-kitab suci. Flatter dari kalangan Kristen dan Katolik, misalnya, menemukan beberapa ayat dalam Alkitab yang menyebutkan tentang firmament, serta Bumi yang tidak bisa bergerak melainkan Bulan dan Matahari.

Ambil contoh kisah Joshua yang meminta Allah untuk menghentikan Matahari dan Bulan. Saat itu Joshua tengah memimpin pasukan Bani Israel berperang melawan tentara Amorites di Kanaan, Palestina-Israel masa kini. Dalam perang tersebut Joshua memohon pada Allah untuk menghentikan Matahari dan Bulan, sehingga siang berjalan lebih lama dan Bani Israel dapat mengalahkan Amorites.

Kisah ini menyiratkan bahwa Matahari dan Bulan-lah yang mengelilingi Bumi, bukan sebaliknya. Sebab, jika memang benar Bumi mengelilingi Matahari sehingga terjadi siang dan malam, mengapa tidak Bumi-nya saja yang dminta berhenti berputar? Oh, mungkin karena Joshua belum tahu kalau Bumi mengelilingi Matahari. Bisa jadi, tapi bukankah Allah Maha Tahu?

Mengenai firmament, istilah ini merupakan terjemahan dari bahasa Ibrani raqia, atau raqiya` (רקיע), yang terdapat dalam Taurat (Perjanjian Lama). Akar kata ini adalah raqa (רקע), berarti "memukul atau menyebarkan keluar" seperti halnya pembuatan senjata tajam yang dibuat dengan cara memukul besi panas menjadi tipis dan kuat. Jadi, firmament adalah selubung tipis nan kuat.

Dalam kepercayaan Israel Kuno, alam semesta terdiri dari Bumi (eres) yang berbentuk datar dan mengambang di air, dengan surga (shamayim) di atas langit manusia, dan alam lain (sheol) terletak di bawah Bumi. Kaum Yahudi masa itu juga percaya bahwa langit adalah sebuah kubah dari bahan solid di mana Matahari, Bulan dan bintang-bintang tergantung.

Berikut gambaran kosmologi dalam kepercayaan orang Israel Kuno. Mereka yakin Yerusalem terletak persis di tengah-tengah Bumi, pusat dunia.


Bagaimana dengan al-Qur'an? Ada beberapa ayat yang menyiratkan Bumi berbentuk datar, yakni frasa "Bumi dihamparkan" yang dalam terjemahan bahasa Inggris diberi tambahan keterangan "like a carpet," seperti karpet. Karpet yang dihamparkan bentuknya datar, tidak bulat. Namun kita tidak menemukan tambahan keterangan seperti itu dalam al-Qur'an terjemahan bahasa Indonesia.

Demikian pula soal Matahari dan Bulan mengelilingi Bumi. Contohnya Surat Yasin ayat 38, yang artinya, "Matahari berjalan di tempat peredarannya, demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui." Di ayat-ayat berikutnya dijelaskan lagi tentang garis edar Matahari dan Bulan.

Lalu dalam Surat al-Anbiyaa' ayat 23 dikatakan, "Dan Dia-lah yang telah menciptakan malam dan siang, Matahari dan Bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya." Pertanyaannya, Matahari beredar mengelilingi apa? Mengelilingi Bumi seperti halnya Bulan, atau mengelilingi bintang Vega dalam Galaksi Bima Sakti seperti diajarkan sains modern?

Kutipan pendapat cendekiawan Muslim Ibnu Sina soal tujuh lapis langit, di mana lapisan kedelapan berupa lapisan solid tempat bintang-bintang dan benda langit lainnya berada, jadi salah satu pendukung argumen kalangan flatter. Soal tujuh lapis langit ini disebutkan pula dalam beberapa ayat al-Qur'an.

Selain ketiga agama samawi di atas, kepercayaan bahwa Bumi berbentuk datar dengan langit berupa kubah (dome) dianut agama-agama besar lain. Termasuk di antaranya kepercayaan Taoisme, yang menggambarkan alam semesta sebagai sebuah keseimbangan Yin dan Yang. Logo Taoisme, menurut video-video komunitas flat earth, adalah gambaran bentuk Bumi datar dengan Matahari dan Bulan yang menyebabkan terjadinya siang dan malam.

Sebuah peta Bumi berusia ribuan tahun pernah diketemukan di satu kuil Buddha di Jepang. Dalam peta kuno itu Bumi digambarkan berbentuk datar, bundar, dengan kutub utara sebagai pusat Bumi, dan dinding es mengelilingi sebagai pembatas. Hal sama dapat ditemui dalam kepercayaan Hindu, di mana tradisi Hindu, Buddha, dan Jain mempercayai Gunung Mahameru sebagai pusat Bumi.

Sekali lagi, kepercayaan bahwa Bumi berbentuk datar sudah dianut manusia sejak dahulu kala. Sampai kemudian sains modern mengubah pendapat ini melalui serangkaian pembuktian ilmiah.


Teori Tak Terbukti
Kalangan flat earth pun punya sederet argumen yang tak hanya bersandarkan pada agama dan kitab suci. Sejak abad ke-19 berbagai percobaan untuk menguji kebenaran teori Bumi bulat sudah dilakukan. Satu yang paling terkenal adalah Eksperimen Sungai Bedford yang dilakukan di Norfolk, Inggris, pada tahun 1838.

Dalam percobaan ini sebuah perahu dilajukan menyusuri Sungai Bedford yang bentuknya lurus sepanjang 9,7 km. Menurut teori, jika benar Bumi berbentuk bulat, maka saat perahu mencapai ujung sungai semua benda setinggi kurang dari 4 km di tempat perahu berangkat tak akan terlihat. Sekalipun menggunakan teleskop. Ini karena lengkungan Bumi "menyembunyikan" benda-benda tersebut dari pandangan.

Hasilnya tidak begitu. Orang di dalam perahu masih dapat menyaksikan semua benda di tempat keberangkatan. Ini dipercaya sebagai bukti bahwa Bumi tidaklah berbentuk bulat, melainkan lurus mendatar.

Percobaan berbeda dengan tujuan sama dapat dilakukan dengan cara naik ke dataran tertinggi di satu tempat, lalu layangkan pandangan ke sekeliling. Terlihat bahwa horizon tetap berbentuk lurus, tidak melengkung. Demikian pula horizon lautan yang berbentuk lurus. Jika benar Bumi bulat, maka seharusnya terlihat lengkungan di sana.

Selama ini contoh paling mudah yang biasa dipakai untuk menjelaskan bahwa Bumi bulat adalah horizon laut. Siswa Sekolah Dasar dijelaskan, kapal yang berlayar ke laut semakin lama semakin menghilang disebabkan oleh lengkungan Bumi. Untuk membantah ini, komunitas flat earth naik ke bukit tinggi di tepi laut, lalu mengamati horizon menggunakan teleskop. Hasilnya, semua benda yang awalnya tak tampak oleh mata telanjang dapat terlihat jelas. Hal ini tak mungkin terjadi jika Bumi bulat.

Menurut flatter, penyebab hal tersebut adalah keterbatasan jarak pandang mata manusia. Sama seperti kita menyaksikan sebuah rel panjang yang lurus, akan ada satu titik di mana bagian rel tak terlihat. Ini soal perspektif, bukan lengkungan bumi.

Flatter juga punya argumen yang didasarkan pada sumber-sumber kredibel. Soal peta dunia dalamglobe, beberapa referensi terpercaya menyebut pembuatannya didasarkan pada peta Bumi datar. New Standar Map of the World, contohnya, masih disimpan dengan baik oleh Boston Public Library. Peta inilah yang dijadikan patokan pembuatan tiruan bola Bumi.


sumber : http://www.bungeko.com/2016/07/benarkah-bumi-ini-datar.html