Selasa, 10 Juni 2014

kabar BBM untuk WINDOWS PHONE?

BBM akan Hadir di windows phone di musim panas tahun ini.
Banyak para pengguna smartphone sekarang apabila bertemu dengan teman lama menanyakan pin BBM, untuk sekedar bertanya kabar lagi lewat gadget mereka. BBM (BlackBerry Messenger) sudah bukan menjadi bahasa tabu di dalam masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia. Sekarang banyak warga Indonesia yang menggunakan smartphone Blackberry yang memiliki aplikasi BBM ini. Aplikasi pesan singkat yang instant milik Blackberry ini menjadi populer sejak beberapa tahun belakang. Selain dapat mengirim pesan, aplikasi ini juga didukung dengan gambar emoticon dengan berbagai ekspresi dan dapat mengirimkan file, lagu, bahkan video.

BBM Segera Hadir Di Windows Phone

Ketika Blackberry datang dan mulai masuk jajaran smartphone terlaris, hanya pengguna Blackberry saja yang dapat menggunakan aplikasi BBM ini. Namun beberapa bulan yang lalu Blackberry mulai melebarkan sayapnya dengan bekerja sama dengan android sehingga pengguna smartphone yang berbasis android mampu mengunduh dan menggunakan aplikasi BBM ini. Tak lama kemudian, pengguna BBM untuk smartphone android pun mengalami peningkatan secara drastis.
Dengan statistic perkembangan seperti ini, Blackberry pun berinisiatif untuk menambah jumlah pengguna BBM, kali ini Blackberry semakin melebarkan sayapnya. Berdasarkan keterangan resmi dari perusahaan Blackberry bahwa BBM akan segera hadir untuk smartphone yang berbasis Windows Phone. Aplikasi BBM ini akan bisa di unduh oleh pengguna Windows Phone pada pertengahan tahun 2014 ini.

Termasuk untuk smartphone android Nokia yang baru saja diluncurkan, aplikasi BBM dapat diunduh secara gratis melalui Nokia Store. Dalam keterangan resmi tersebut, Blackberry mengatakan bahwa BBM untuk pengguna Windows Phone ini akan memiliki banyak fitur baru. Dengan semakin bertambahnya pengguna aplikasi BBM ini dipastikan Blackberry akan kebanjiran iklan. Beberapa rumor mengatakan Blackberry akan menampilkan iklan dalam aplikasi BBM, namun belum jelas kapan rumor ini ter-realisasi.
saya harus bisa

Selasa, 05 Maret 2013

10 menit penuh arti

Sepuluh menit begitu berarti? Ya, waktu yang sebentar itu bisa membuat saya tenang menjalani dua puluh tiga jam lima puluh menit selanjutnya, atau sebaliknya, sepuluh menit akan menjadikan sepanjang hidup saya dihantui perasaan bersalah dan penuh penyesalan. Karena sepuluh menit yang saya maksud adalah kesempatan untuk mengajak kedua putri saya berputar-putar sekeliling rumah setiap pagi sebelum ke kantor.

Mengajak anak-anak berputar dengan motor setiap pagi sudah menjadi rutinitas harian. Saya tak pernah menawarinya, justru awalnya merekalah yang meminta. Jadilah berputar selama kurang lebih sepuluh menit itu sebuah "kewajiban" tak tertulis namun tersepakati antara saya dan anak-anak, bahwa jangan pernah ada satu hari pun terlewati tanpa rutinitas tersebut. Kecuali jika saya sedang keluar kota.

Pernah satu pagi saya tergesa ke kantor sehingga mengabaikan keinginan anak-anak untuk berputar-putar seperti pagi-pagi sebelumnya. Namun karena saya merasa harus datang lebih awal ke kantor lantaran khawatir terlambat, saya tak menggubris tangisan kedua anak saya. Motor pun menderu berpacu mengejar waktu, beberapa menit kemudian saya pun tiba di kantor. Saya memang tak terlambat untuk mengikuti rapat pagi itu, tetapi begitu rapat dimulai ada yang begitu berat menggelayuti perasaan yang membuat saya tak konsentrasi berada di ruang rapat.

Terbayanglah wajah-wajah mungil di rumah yang masih menangis terabaikan, tersisihkan oleh kepentingan saya untuk segera tiba di kantor. Padahal mereka sudah mandi pagi-pagi mendahului saya, berdandan rapi lengkap dengan jilbab tercantik pilihan mereka sendiri, demi satu keinginan; berputar keliling komplek rumah dengan motor. "Iqna pakai jilbab ini lho, kalau kena angin kan bisa terbang-terbang..." seru si kecil bersemangat. "Teteh boleh pakai sepatu nggak bi?" sebuah tanya yang terjawab oleh deru mesin yang bergegas ke kantor.

Pagi itu, dua pasang mata menatap sedih motor saya yang melaju kencang. Suara tangis mereka hilang sudah ditelan angin pagi. Nampaknya, rayuan sang bunda pun tak membuat mereka bergeming. "Hampir setengah jam anak-anak tetap berdiri di depan rumah, berharap abi kembali lagi," ujar isteri saya sesaat setelah saya pulang.

Saya merasa bersalah, menyesal, marah pada diri sendiri. Anak-anak hanya butuh waktu sepuluh menit di pagi hari sebelum melepaskan keridhaan mereka melepas kepergian saya ke kantor dengan masing-masing tiga kecupan; pipi kanan, pipi kiri dan bibir. Tetapi pagi itu, jangankan kecupan, bahkan lambaian tangan saya pun tak dihiraukan.

Menangis pun tak berarti, saya harus minta maaf kepada mereka. Semoga permintaan maaf saya bisa diterima agar penyesalan saya tak berketerusan. Tetapi sungguh, yang paling membuat saya takut hingga detik ini bukan soal mereka tak mau memaafkan, melainkan kekhawatiran saya bahwa pagi itu kedua hati gadis kecil itu telah saya patahkan dengan sengaja, telah saya lukai tanpa merasa bersalah. Saya telah dengan sengaja memupuskan harapan mereka. Jika benar terjadi demikian, sebuah harga mahal harus saya tebus; mereka kecewa akan saya, setidaknya pagi itu.


Berpikir Sederhana

Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penyerat, tetapi menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan. Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar kesiangan terbang hinggap di atas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bisa diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, "untuk apa merepotkan diri dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia dibanding dengan seekor rusa besar yang saya incar?" Tidak lama berselang, seekor kancil lewat. Kancil itu sempat berhenti di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia berpikir, "Ah, hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan, sia-sia." Agak lama pemburu menunggu. Tiba-tiba terdengar langkah-langkah kaki binatang mendekat, pemburupun mulai siaga penuh,tetapi ternyata, ah... kijang. Ia pun membiarkannya berlalu. Lama sudah ia menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur. Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu sempat berhenti di depan pemburu, tetapi ia sedang tertidur. Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget. Spontan ia berteriak, Rusa!!!" sehingga rusanya pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum sang pemburu menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa. Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranya pun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang orang orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapatkan apa-apa. Demikian juga dengan seseorang yang mengidamkan pasangan hidup, yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang alim, baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa.

BATU KECIL

Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya. Pekerja itu berteriak-teriak, tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja. Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada di bawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang kedua pun memperoleh hasil yang sama. Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit, temannya menengadah ke atas? Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya. Alloh kadang-kadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita menengadah kepadaNya. Seringkali Alloh melimpahi kita dengan rahmat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepadaNya. Karena itu, agar kita selalu mengingat kepadaNya, Alloh sering menjatuhkan "batu kecil" kepada kita.

kita BERSAUDARA

Sesungguhnya orang-orang Mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat (QS. 49 ; 10) ManajemenQolbu.Com : Alhamdulillaahirabbil ‘aalamiin, Allahuma shalli ‘ala Muhammad wa’ala aalihi washahbihii ajmaiin, “Innamalmu’minuna ikhwatun faashlihu bayna akhowaikum wattaqullooha la’allakum turhamuun” (Sesungguhnya orang-orang Mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat (QS. Al Hujurat (49) ayat 10 ) Saudara-saudaraku, sahabat-sahabat sekalian Innamal mu’minuuna ikhwah ,orang yang beriman itu adalah bersaudara bukan musuh jika terjadi sedikit perbedaan seperti perbedaan qunut, ushali,atau jumlah rakaat shalat tarawih , hal itu tidak harus menjadi musuh, karena musuh kita adalah kaum dzolimin. “Yaaayyuhalladzina aamanu laayasskhor qoumun minqaumin aasaa ayyakuunuu khayrom minhum walaanisaaum minnisaain aasaa ayyakunna khoyrom minhunna walaatalmizuu anfusakum walaatanabbazuu billalqob bi’sal ismullfusuqu ba’dall iiman wamallam yatub faaulaaika humudloolimuun”(Hai orang- orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokan) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok- olokan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim) (QS. Al Hujurat(49) ayat 11) ayat ini membahas mengenai larangan mengejek satu kaum terhadap kaum yang lain yang sama-sama punya iman walaupun misalnya berbeda partai akan tetapi sama-sama beriman kepada Alloh SWT,tidak boleh saling mengejek. Begitu juga jika sama-sama kelompok majelis ta’lim ,sesama ustadz saling mengejek ? Naudzubillah . Lalu kenapa disini disorot wanita harus mampu mengendalikan ucapannya. Hal ini kemungkinan disebabkan pekerjaannya kurang banyak sehingga waktu yang ada digunakan untuk mengobrol. Jadi jelas sekali Al Quran melarang wanita atau akhwat jangan suka mengejek yang lain karena bisa jadi wanita yang kita ejek itu lebih mulia dihadapan Alloh daripada yang mengejek , ini harus hati-hati karena Alloh-lah Yang Melarang Mengolok-olok ,selain itu tidak boleh kita menghina diri sendiri, karena orang yang mengejek diri sendiri dapat dikatakan kufur nikmat, jangan suka membanding- bandingkan dengan orang lain, karena semuanya Alloh-lah Yang Menciptakan. Jangan suka mengolok-olok atau dengan panggilan yang buruk misal kafir, fasik,munafik,monyet atau panggilan yang tidak baik yang berhubungan dengan Iman atau menghina orang tua orang lain karena dengan begitu berarti sama saja dengan menghina orang tua kita,tetapi panggilah dengan gelaran-gelaran yang baik. “Yaayuhalladzina aamanujtanibuu katsiromminadldlonni inna ba’dodzonni itsmuwwalaa tajassasu walaayagtab ba’dlukum ba’dzoon ayyuhibbu ahadukum ayya’ kula lahma akhihi maytan fakarihtumuuhu wattaqulloha innalloohattawwaburrohim” (Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka , sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang”) (QS. Al Hujurat(49) ayat 12 ) Prasangka itu ada dua macam ; husnudzon atau Suudzon , ada baik sangka dan ada buruk sangka , ketahuilah yang sebagian prasangka itu adalah dosa,yang tidak boleh itu adalah Suudzon itu ,misalnya kita mengatakan kepada rekan kita tentang rekan kita yang lain “hey hati-hati si fulan suka buruk sangka kepada kita ? sebenarnya itu sudah termasuk berburuk sangka kepada orang lain. Oleh karena itu kita harus waspada. Tapi husnudzon pun jatuhnya hanya kepada orang yang beriman , misalkan di bis ada yang membuka dompet kita , lalu kita berbaik sangka “ oh mungkin dia akan menghitungkan uang saya…” , itu tentu baik sangka yang konyol karena pasti orang itu adalah pasti copet. kepada orang yang beriman jangan sering melakukan “walaa tajassasu” suka mengorek-ngorek aib , suka mencari-cari kesalahan kecuali untuk tindakan keadilan pencegahan kemunkaran , saudaraku dengan menceritakan keburukan orang lain berarti kita telah ghibah , ghibah itu batasannya kalau ucapan yang diceritakan membuat orang sakit hati andaikata mendengarnya “Yaayyuhannasu innaa kholaqnakum mindzakarin auuntsa wajaalnaakum syu’ubaw waqobaaila lita’arofu inna akromakum ‘inndalloohi attqookum innallooha’ aliimun khobir” (Hai manusia , sesungguhnya Kami Menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan Menjadikan kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal ) (QS. Al Hujurat(49) ayat 13) Manusia diciptakan berbagai suku,berbagai bangsa semua itu ditujukan agar saling kenal-mengenal, kita jangan membenci orang Amerika karena orang Amerika tidak pesan untuk dilahirkan di sana , di Amerika yang sholeh ada yang bathil pun ada, persis sekali di kita yang sholehnya hanya sedikit, darimana kita tahu di Indonesia yang sholehnya sedikit ? karena kalau di kita yang orang yang sholehnya banyak tentu tidak negara kita bangkrut seperti ini. Dalam kehidupan ini tidak boleh saling menghina karena perbedaan Negara, ada yang diciptakan di Amerika, Cina, jangan menghina negaranya ! yang buruk itu adalah keputusan-keputusan politiknya, ketidakadilannnya dalam menyelesaikan suatu masalah. Pernikahan tidak boleh terhadang oleh perbedaan suku, karena semuanya sama-sama diciptakan Allah SWT. Ketika zaman Rasulullah Muhammad SAW ,Bilal yang hitam legam tetap mulia disisisi Allah , lalu Salman Al Farisi dari Persia tetap saja mulia disisi Allah ,sebenarnya perbedaan lintas Negara, suku, bangsa merupakan nilai Ukhuwah inna akromakum ‘inndalloohi attqookum yang mulia bukan warna, kulit, jabatan, gelar, pangkat,akan tetapi yang shleh dan taat pada Alloh SWT itulah yang mulia. Wallahua’lam(and/mikha/aef)[manajemenqolbu.com]***

5 PANTANGAN

Dalam menghadapi kehidupan ini ada lima pantangan yang sebaiknya tidak kita lakukan, yaitu: 1. Pantang bertindak sia-sia. Setiap tindakan kita sebaiknya terhindar dari kesia-siaan. Setiap tutur kata, setiap langkah dan setiap apapun hendaknya dilakukan untuk sesuatu yang bermanfaat, baik di dunia maupun akhirat. Jika kita bisa menghindari kesia-siaan, insya Allah kita akan menjadi 'pribadi yang sukses'. 2. Pantang mengeluh. Keluh kesah tidak menyelesaikan masalah. Seandainya dengan mengeluh masalah bisa selesai, maka semua orang akan menyelesaikan masalahnya dengan mengeluh. Tetapi mustahil itu terjadi. Jika kita tidak mengeluh dalam menghadapi segala persoalan, maka insya Allah kita akan menjadi 'pribadi yang tangguh.' 3. Pantang menjadi beban. Bersikap mulia dengan tidak menjadi beban bagi orang lain adalah sikap yang sangat terpuji. Walaupun tidak mungkin bagi kita untuk sama sekali tidak bergantung, tetapi paling tidak kita mengurangi sekecil-kecilnya ketergantungan itu. Setiap bantuan orang lain sekecil apapun, sebaiknya segera kita bayar dengan apapun semampu kita. Jika kita tidak menjadi beban orang lain maka insya Allah kita akan mempunyai 'harga diri' yang tinggi. 4. Pantang berkhianat. Berkhianat adalah sikap yang sangat tercela. Sesulit apapun keadaan kita, jangan pernah berkhianat. Jika kita tidak pernah berkhianat maka kita akan menjadi pribadi yang 'terpercaya'. Nah, kepercayaan inilah modal yang sangat berharga dalam mengarungi hidup. 5. Pantang mengotori hati. Hati adalah komponen yang sangat penting dalam tubuh. Jika hati baik, maka menjadi baiklah seluruh tubuhnya. Sebaliknya jika hati buruk, maka buruklah sekujur tubuhnya. Jika kita bisa menjaga hati tetap bersih maka insya Allah kita akan menjadi 'bahagia' dan amal ibadah kita diterima. Intisari Ceramah AA Gym Ahad 30 Desember 2001 Masjid Daarut Tauhii