Ashkenazi adalah yahudi palsu Pada saat pecah perang dunia pertama, sebenarnya Elite Global atau Illuminati punya dua agenda yang harus di goalkan. Goal yang pertama adalah menuntaskan dendam lama Rothschild kepada Tsar Russia dengan cara membentuk negara komunis Uni Soviet, dan goal yang kedua adalah membentuk The League of Nation (1920), yang merupakan suatu upaya untuk membentuk United Nation atau PBB pada kali pertama. Misi nya adalah membuat banyak negara boneka di daerah timur tengah yang salah satunya adalah Israel.
Usaha pembentukan Israel pertama kali, yakni melalui British Mandate for Palestinatahun 1922 berbuah kegagalan. Hal ini disebabkan penolakan dari bangsa Yahudi asli Palestine (Joseph dan Benjamin) yang merasa tidak perlu ada pembentukan negara tersebut. Mereka merasa Arab dan Yahudi adalah dua bangsa yang rukun sejak dahulu. Namun kenapa pada saat ini seolah mereka bermusuhan dan berperang, bahkan seolah ditanamkan kebencian diantara mereka? Perang adalah bagian dari bisnis Illuminati sejak dulu. Jadi adu domba adalah taktik yang familiar dan terus dilestarikan oleh mereka. bisa dilihat foto2 penolakan terhadap pembentukan negara israel oleh bangsa yahudi di palestina sendiri :
karena sejatinya bangsa yahudi dipalestina sudah bersahabat dan hidup rukun berabad2 suku ashkenazi inilah yang mengadu domba dan menginginkan pembentukan negara israel ditanah palestina, dan suku tersebut ialah yahudi palsu.
banyak orang yang masih belum mengenal sosok golongan yang satu ini! saya akan sedikit mengulas tentang sejarah Yahudi Azhkenasi yang satu ini.
PETA BANGSA KHAZAR
Kita mungkin sering mendengar tentang Yahudi secara ras atau kebangsaan, Menurut sejarah dan asal-usulnya, secara garis besar bangsa Yahudi terdiri dari dua jenis ras, yakni Yahudi Ashkenazi dan Yahudi Sephardin. Mungkin perbedaan ini secara politis tidak akan menjadi masalah, namun sesungguhnya hal inilah salah satu faktor yang memicu perubahan tata dunia pra-Perang Dunia I dan II, mengubah wajah Eropa menjadi beberapa aliansi. saya akan membahas tentang yahudi Ashkenazi saja karena yahudi inilah yang menurut saya banyak menguasai perekonomian dunia dan politiknya.
berasal dari keluarga yang paling berpengaruh di dunia adalah keluarga Rothschild (Meyer Amschel Rothchild 1743-1812). Rothschild mereka mengklaim diri mereka sediri adalah orang yahudi, padahal pada kenyataanya mereka adalah keturunan dari bangsa khazar yang telah hilang.
mereka datang dari sebuah negara yang bernama khazar, yang terletak di antara laut kaspia dan laut hitam. alasan mengapa bangsa mereka bangsa khazar mengklaim diri mereka sendiri sebagai orang yahudi adalah karena pada tahun 740 masehi, atas perintah dari raja mereka, rakyat khazar harus memeluk kepercayaan yahudi, tetapi tetap saja itu tidak merubah gen mereka dari Mongolia Asia (Turki) menjadi orang yahudi.
Kemudian orang-orang Yahudi
pada masa sekarang orang yahudi di dunia 90% adalah keturunan bangsa khazar, atau juga di kenal sebagai anggota keluaraga Rothschild. orang-orang ini telah berbohong kepada dunia bahwa tanah jerussalem (palestina) adalah tanah nenek moyang mereka, padahal kampung halaman nenek moyang mereka sebenarnya adalah berada di georgia yang terletak di 800 mil dari jerussalem
apabila anda mendengar Perdana Menteri Israel berpidato tentang penyiksaan terhadap Yahudi, jadi ingatlah ini, bahwa setiap Perdana Menteri dari Israel sampai sekarang adalah Yahudi Ashkenazi (khazar). Jadi ketika mereka mengatakan bahwa adalah hak mereka untuk mendirikan negara Israel di tanah leluhur mereka, mereka secara sengaja sedang berbohong padaanda, karena mereka sebenarnya tidak berasal dari sana, dan mereka sendiri mengetahuinya, sebab mereka sendirilah yang menyebut diri mereka sendiri sebagai Yahudi khazar.
Darah keturunan paling kaya dan pemimpin dari Yahudi Ashkenazi di dunia saat ini adalah keluarga Rothschild. Rothschild mendapatkan semuanya ini berkat kebohongan, manipulasi, dan pembunuhan. Darah keturunan mereka sudah menyebar ke keluarga kerajaan di Eropa, dan nama-nama keluarga berikut: Astor, Bundy, Collins, duPont, Freeman, Kennedy, Morgan, Oppenheimer, Rockefeller, Sassoon, Schiff, Taft, dan Van Duyn.
Dan dalam tatanan politik dunia saat ini, khususnya di akhir abad 20 dan di awal abad 21, Yahudi Ashkenazi menguasai panggung ekonomi dan politik Uni Eropa. Hal ini menjadi penjelasan mengapa Inggris cenderung sangat kuat mendukung Perang Irak dan Afghanistan yang dilancarkan Amerika dan sebaliknya dikenal sulit berintegrasi kepada Uni Eropa, yang juga terlihat dalam hal ekonomi, yakni mereka enggan menggunakan mata uang Euro secara luas, dan masih mempertahankan Poundsterling.
Namun, keluarga-keluarga di atas bukanlah semua dari keluarga yang harus Anda khawatirkan. Yahudi Ashkenazi selama abad-abad ini telah mengganti nama mereka, supaya mereka akan tampak seperti bagian dari ras dominan di setiap negara yang mereka tempati. Setelah mereka mendapatkan posisi yang berpengaruh di negara tersebut, mereka akan mengeksploitasi negara itu untuk menjadi majikan sebenarnya. sesungguhnya masih Banyak bukti untuk membuktikan Rothschild masih melanjutkan tradisi penipuan ini.
sesungguhnya masih banyak bukti-bukti lainkeberadaan kebenaran mereka dari yahudi ashkenazi di dunia ini yang ingin menguasai dunia, tapi alangkah baiknya kalau kita pelajari lebih dalam lagi siapa mereka ini, sebelum kita kita mengkambing hitamkan yahudi ashkenazi dengan mecaritahu siapakah dibalik semua itu.
Bila memang bumi itu bulat, seharusnya bakal kelihatan melengkung saat dilihat dari atas. Faktanya, orang-orang yang berkeyakinan bumi itu datar (disebut flatter ) sudah terbang setinggi mungkin untuk melihat bumi itu melengkung atau tidak? bulat atau datar.
Kaum Flatter ingin membuktikan semua klaim foto NASA bahwa bumi itu terlihat melengkung saat dilihat dari atas pada ketinggian tertentu.
Berikut horizon bumi saat dilihat dari ketinggian tertentu. Bahkan klaim flatter, mereka sudah terbang setinggi NASA dan bumi masih saja datar.
2. Satelit adalah Ilusi, Internet Terhubung Melalui Kabel Bukan Satelit.
Menurut Flatter satelit itu hanya kebohongan NASA untuk ngeruk uang. Faktanya, siaran TV, internet, telpon dll terhubung menggunakan jaringan kabel bawah laut dan 7 menara utama di dunia.
Berikut ini peta jalur kabel data internet di bawah laut.
Dan untuk diketahui, saat ini dunia mengakui bahwa kecepatan internet lebih optimal melalui jaringan kabel fiber optik daripada sinyal satelit. Bahkan internet melalui satelit masih sebatas wacana gagasan saja.
Lha terus bagaimana dengan cara kerja GoogleMaps atau game populer Pokemon Go? bukankah pakek GPS? enggak mas bro. Semua itu kerjanya berdasarkan BTS atau tower seluler terdekat dari anda.
Lalu bagaimana dengan Satelit BRI yang baru saja diluncurkan?. Nagh disitulah bisnisnya, tetap saja data BRI terhubung melalui BTS terdekat lalu tersambung ke melalui kabel-kabel bawah laut. Terus bohong dong satelit BRI itu? disitulah inti bisnisnya. Amerika mengeruk jutaan dollar dari ilusi satelit.
Masih gak percaya, kata flatter kita disuruh membandingkan bentuk pesawat dan satelit. Satelit BRI bisa ngebut sampai 23 kecepatan suara, tapi kok bentuknya sangat tidak aero dinamis? tidak seperti jet tempur HTV-3 pesawat tercepat saat ini.
Tapi kan di angkasa luar tidak ada angin, hampa udara, jadi satelit bisa ngebut. Oke jika benar hampa udara, maka satelit memerlukan gaya dorong untuk bisa ngebut mengitari bumi. Naghhh kira-kira kenalpotnya satelit satu apa dua ya? tenaganya dorongnya berapa kuda ya?
Yang bikin bingung, spek mesinya satelit berapa DK ya? Kok gak berasap ya?
3. Coba Deh Cek Jalur Penerbangan Ini.
Ceritanya pada Oktober 2015 lalu, pada penerbangan Chine Airlines rute Bali – Los Angeles, Amerika Serikat. Ada seorang wanita melahirkan pada ketinggian 30.000 kaki atau 9,2 KM. Pesawat terpaksa mendarat darurat di Alaska. Sangat mengherankan, bukan? Dari Bali ke LA, lewat Alaska? . Klo diliat dengan peta bumi datar, hal tersebut sangat masuk akal, sebagai berikut ini:
Lebih masuk akal mana dengan bumi bulat atau bumi datar?
4. Catatan Perjalanan Captain CookCook
Capt. James Cook menjelajahi Antartika selama 3 tahun 8 hari. Ia hanya menemukan tembok es, tak ada jalan masuk. Selama 3 tahun 8 hari itu, tercatat Ia menjelajahi kurang lebih sejauh 60.000 KM tembok es Antartika.
Menurut peta globe, Antartika yang disebut benua ini memiliki keliling 19.300 KM. Padahal Capt. Cook menjelajahi panjang es Antartika sepanjang 60.000 KM (sekali putar). Loh?
Berikut ini rute perjalanan Captain Cook jika digambar dengan peta bumi bulat
Tapi menurut Flatter, justru captain cook sedang mengelilingi dinding bumi
5. Bumi Memiliki Kubah Langit Yang Tak Bisa Ditembus
Dalam keyakinan flatter, Bumi memiliki kubah langit yang tidak bisa ditembus oleh benda apapun. Termasuk roket? ya. Dokumen NATO dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa mereka pernah bereksperimen mencoba menghancurkan kubah langit ini dengan bom atom.
Berikut list data pengeboman kubah langit oleh USA dan Uni Sovyet dalam upaya mereka memburu prestis ke luar angkasa pertama kali:
USA – Hardtack I – Johnston Atoll, Pacific Ocean
Yucca 28 April 1958, 1.7 kt, 26.2 km
Teak, 1 August 1958, 3.8 Mt, 76.8 km
Orange, 12 August 1958, 3.8 Mt, 43 km
USA – Argus – South Atlantic Ocean
Argus I, 27 August 1958, 1.7 kt, 200 km
Argus II, 30 August 1958, 1.7 kt, 240 km
Argus III, 6 September 1958, 1.7 kt, 540 km (The highest known man made nuclear explosion)
USSR – 1961 tests – Kapustin Yar
Test #88, 6 September 1961, 10.5 kt, 22.7 km
Test #115, 6 October 1961, 40 kt, 41.3 km
Test #127, 27 October 1961, 1.2 kt, 150 km
Test #128, 27 October 1961, 1.2. kt, 300 km
USA – Dominic I – (Operation Fishbowl) – Johnston Atoll, Pacific Ocean
Bluegill, 3 June 1962, failed
Bluegill Prime, 25 July 1962, failed
Bluegill Double Prime, 15 October 1962, failed
Bluegill Triple Prime, 26 October 1962, 410 kt, 50 km
Starfish, 20 June 1962, failed
Starfish Prime, 9 July 1962, 1.4 Mt, 400 km (The largest man made nuclear explosion in outer space)
Checkmate, 20 October 1962, 7 kt, 147 km
Kingfish, 1 November 1962, 410 kt, 97 km
USSR – Soviet Project K nuclear tests – Kapustin Yar
Test #184, 22 October 1962, 300 kt, 290 km
Test #187, 28 October 1962, 300 kt, 150 km
Test #195, 1 November 1962, 300 kt, 59 km
6. Permukaan Laut Ternyata Datar.
Selama ini kita dikenalkan bahwa bumi berbentuk bulat bola dan permukaan lautnya melengkung. Sebagaimana ilustrasi gambar di bawah ini. Dimana makin jauh kita pergi dari tepi pantai maka kita akan makin tak terlihat karena termakan lengkungan bumi. Masih ingat kan? …. kan kan kan…
Nagh kaum flatter mencoba membuktikanya, apakah benar permukaan laut itu melengkung?.
Gimana? Sama sekali tidak melengkung, kan? Pernah dilakukan percobaan dengan menggunakan sinar laser. Diketahui bahwa sinar laser dapat menempuh jarak sampai 20 KM. Percobaan dilakukan pada jarak 4 miles atau 6,4 KM. Berdasarkan data lengkungan bumi, seharusnya pada jarak 6,4 KM, buminya lengkung 3,2 meter. Maka, dipancarkanlah sinar laser sejauh 6,4 KM. Seharusnya, sinar laser tersebut melenceng sejauh 3,2 meter karena lengkungan bumi, namun ternyata tidak.
Sejak Galileo Galilei mengatakan bumi itu bulat, maka sejak saat itu persepsi dunia terhadap bumi berubah.Bumi yang semula dianggap datar, kini berubah menjadi bulat. Foto-foto NASA memperkuat kesimpulan bahwa bumi itu berbentuk seperti elips atau mendekati bundar. Hingga saat ini, tidak ada bantahan resmi dari dunia sains terhadap ‘fakta’ tersebut.
Benarkah demikian? Tidak, kata Flat Earth Society, sebuah organisasi yang menolak teori tentang bumi bulat sejak tahun 1956. Menurut komunitas ini, bumi bulat merupakan salah satu dari bagian konspirasi NASA dan pemerintah AS yang membodohi dunia dengan bukti-bukti palsu. Meski terlihat aneh, anggota organisasi ini setiap tahunnya bertambah 200 orang sejak 2009 (dan rata-rata mereka berasal dari Amerika dan Inggris).
Menurut mereka, bumi sebenarnya lempengan datar berbentuk cakram dengan Kutub Utara sebagai pusatnya, serta dikelilingi oleh dinding es di Kutub Selatan. Matahari dan bulan berjarak 3000 mil atau 4800 km di atas bumi. Grativasi bumi juga sebuah ilusi menurut mereka, sebab kecepatan benda tidaklah semakin bertambah ketika jatuh ke bawah (menurut Newton sebesar 9,8 meter perdetik) justru benda semakin bertambah kecepatannya ketika ke atas karena pengaruh dari ‘dark energy’ yang misterius. Sedangkan foto-foto bumi yang dipublikasikan NASA adalah foto rekayasa. Bahkan pilot pesawat terbang merasa pesawat yang mereka bawa masih di atas sebuah ‘bola’, padahal sebenarnya mereka terbang di atas sebuah cakram.
Untuk apa pemerintah merekayasa ini?
“Uang,” demikian penjelasan yang didapat dari situs resmi organisasi ini. Secara logika, lebih hemat menciptakan program luar angkasa yang palsu dibanding benar-benar meneliti tentang alam raya ini.Flat Earth Society menggunakan Metode Zetitic sebagai ganti Metode Ilmiah yang sudah dikenal sejak lama. Metode ini menggabungkan antara pengalaman empiris dengan rasionalisme dengan dasar penalaran deduktif. Penalaran deduktif merupakan prosedur yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pembentukan teori, hipotesis, definisi operasional, instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahulu harus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian di lapangan. Dengan konteks penalaran deduktif tersebut, konsep dan teori merupakan kata kunci untuk memahami suatu gejala. Contohnya, jika kita meyakini bahwa bumi ini datar, maka seluruh bukti-bukti empiris haruslah memperkuat ini.
Mereka juga memiliki teori percepatan elektromagnetik untuk menjelaskan terbit dan terbenamnya matahari (yang kalau menggunakan teori umum, bumi berputar mengelilingi matahari). Bahkan mereka tidak mempercayai adanya satelit yang mengorbit bumi. Menurut organisasi yang sekarang dikepalai oleh Daniel Shenton, semua penjelasan tentang karakteristik bumi yang selama ini didoktrin dari NASA dapat juga mereka bantah, mulai dari penjelasan mengenai fenomena pasang surut air laut, erupsi vulkanik, zona waktu, kompas, dan lainnya. Selain itu, organisasi ini juga menganggap pemanasan global adalah hoax alias isyu palsu.
Flat Earth Society juga memiliki versi tersendiri mengenai peta bumi datar yang menempatkan Kutub Utara sebagai pusatnya. Peta tersebut bukan 2D, melainkan lingkaran. Uniknya, logo resmi badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sendiri mirip dengan peta ini. Apakah PBB secara tersirat percaya kalau bumi itu datar?
Majelis Ulama Indonesia
(MUI) menilai, pemblokiran situs-situs media Islam harus tetap mengacu
pada kebebasan berpendapat sebagaimana diamanatkan dalam Pancasila dan
Undang-Undang Dasar 1945.
Mengamati perkembangan situasi dan gejolak
masyarakat belakangan terkait tindakan pemerintah memblokir sejumlah
situs media Islam, MUI menghawatirkan munculnya gerakan phobia pada
Islam.
“Pemblokiran situs-situs media Islam
ternyata telah menimbulkan reaksi yang begitu masif dan serentak dari
umat Islam, sebagaimana kita lihat di media massa. Hal itu dapat kita
pahami karena umat Islam sangat mengkhawatirkan akan munculnya kembali
gerakan phobia pada Islam,” demikian dikatakan Ketua MUI Bidang
Informasi dan Komunikasi Dr. Sinansari Ecip.
Menurut MUI, di era informasi sekarang,
pemerintah harus berhati-hati dalam menyimpulkan dan menetapkan suatu
keputusan yang berdampak luas bagi masyarakat, apalagi yang terkait
dengan situs-situs keagamaan karena menyangkut kepentingan umat beragama
yang luas.
MUI juga menghimbau, jika ternyata
pemblokiran terhadap situs-situs media Islam tersebut telah salah dan
keliru, maka pemerintah seharusnya melakukan rehabilitasi nama baik
situs-situs media tersebut.
“Nama baik situs-situs media Islam
tersebut telah ternodai karena terlanjur dikait-kaitkan dengan gerakan
kekerasan, radikalisme, dan terorisme.”
MUI menganjurkan pemblokiran situs-situs
media Islam di masa dating hendaknya dilakukan secara hati-hati dengan
melibatkan MUI, Kementerian Agama, dan ormas-ormas Islam, sehingga
keputusannya benar-benar kredibel, tidak mendatangkan kerugian bagi
media yang bersangkutan, dan tidak menimbulkan keresahan di kalangan
masyarakat.
MUI mengaku, setelah ini pihaknya akan
terus melakukan pendalaman dan pengkajian kembali atas kasus pemblokiran
situs-situs media Islam ini dengan mengundang pihak-pihak terkait,
mulai dari Kementerian Komunikasi dan Informasi, Badan Nasional
Penanggulangan Terorisme (BNPT), serta para pengelola situs-situs media
yang diblokir.
MUI juga mengingatkan bahwa tugas
pemerintah adalah memberikan bimbingan dan melakukan pembinaan terhadap
situs-situs media massa yang mulai tumbuh dan berkembang di Tanah Air,
agar mereka dapat turut serta memberikan andil dalam pendidikan yang
baik kepada masyarakat.
PERMINTAAN Badan Nasional
Penanggulangan Terorisme (BNPT) kepada Kementerian Kominfo agar menutup
dan memblokir via DNS sejumlah website media Islam Online memgejutkan
dan semakin menunjukkan abuse of power pemerintah.
Suatu yang patut dipertanyakan, mengapa
sedemikian tanggapnya BNPT terhadap perkembangan lingkungan strategis
yang terjadi di Timur Tengah dengan gerakan ISIS kemudian membelenggu
kebebasan informasi masyarakat luas.
Terlebih lagi yang menjadi sasaran adalah
sejumlah Media Islam online. Kondisi yang demikian semakin membuka tabir
gerakan perongrong Islam dalam lingkup kekuasaan pemerintahan saat ini.
Kesembilan belas Media Islam Online yang menjadi sasaran dikenal sangat concern
terhadap pembelaan pada Islam. Salah satunya yang paling pokok adalah
menjaga kemurnian ajaran pokok Islam dari pengaruh aliran-aliran sesat
dan yang paling berbahaya adalah Syiah Iran, “The New Rafidah”.
Dengan demikian, menjadi jelas kebijakan
yang diambil oleh BNPT – yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh
Kementerian Kominfo – sangat merugikan Islam. Seharusnya pemerintah –
dalam hal ini BNPT – tercerahkan dengan informasi yang disampaikan
oleh media Islam, kemudian melakukan penelitian lanjutan tentang adanya
ancaman terhadap keutuhan dan kedaulatan NKRI, seperti ekspansi
ideologi Syiah Iran yang semakin massif san ofensif merasuk ke semua
sektor fungsi-fungsi pemerintahan.
Tindakan abuse of power atas nama
menghentikan paham radikalisme termasuk simpatisannnya – sebagaimana
disebutkan oleh Kementerian Kominfo – merupakan tindakan yang ceroboh
dan sekaligus menunjukkan tidak berpihaknya BNPT atas “Demokratisasi dan
Kebebasan Pers. Suatu yang antagonistik, politik polarisasi dalam
bentuk melemahkan perjuangan Islam di satu sisi, di sisi lain memberikan
keluasan bagi gerakan aliran sesat yang bukan hanya membahayakan bagi
Islam namun juga NKRI.
Efek yang ditimbulkan dari kebijakan BNPT
yang ceroboh ini akan memberikan pengaruh bagi penguatan kaum Sekularis,
Pluralis dan Liberalis (SePILIS), aliran sesat dan komunis
yang memang menginginkan Indonesia sebagai Negara yang memisahkan Negara
dengan agama secara permanen (sekularistik). Ciri utama dari Negara
sekularsitik adalah hukumnya positivistik / legalistik, sebagaimana
dipraktekkan oleh Hitler, begitupun Republik Rakyat Cina (RRC),
Negara-negara Blok Amerika dan Republik Iran saat ini.
Negara tersebut memang sangat anti
terhadap peran agama Islam dalam politik pemerintahan. Adapun Republik
Iran bukanlah representasi model pemerintahan Islam, melainkan
pemerintahan Syiah.
Kekuasaan (politik) dan hukum berada pada satu tangan yakni Rahbar, semua keputusan berada dan diputuskan melalui Rahbar, bukan presiden maupun parlemen.
Dalam pemikiran positivistik tidak
terdapat pengakuan nilai-nilai agama yang ada adalah kemauan penguasa
yang bersifat temporer dan untuk kepentingan kekuasaan belaka.
Untuk itu, kepastian hukum menjadi utama,
bukan keadilan yang mengandung kemaslahatan. Kepastian selalu dikejar
atas nama stabilitas Keamaan Nasional, namun di balik itu mendiskritkan
perjuangan penegakan syariah Islam. Pada tataran yang lebih luas,
dikhawatirkan semangat umat akan mengalami penurunan signifikan,
cendekiawan Islam akan dikalahkan dengan kaum sekular yang menghendaki
minimalisasi peran Islam dalam Negara.
Saya mensinyalir kebijakan BNPT tersebut
akan mengarah kepada pengkerdilan Ormas-ormas Islam melalui produk
peraturan perundang-undangan yang membatasi ruang hidup dalam politik.
Revisi RUU Ormas akan digalakkan,
termasuk rencana UU Perlindungan Umat Beragama (RUU PUB) yang
kontroversial, dikhawatirkan memberikan tempat kaum SePILIS, aliran sesat dan berkembangnya paham komunis.
Tentu ini akan sejalan dengan skenario besar kaum SePILIS,
Komunis Gaya Baru (KGB) dan aliran-aliran sesat untuk lebih leluasa
dalam menjangkau pusat-pusat kekuasaan. Mereka akan bersatu-padu dan
bahu-membahu, karena kepentingan dan tujuannya adalah sama, yakni
memperoleh jaminan dan pengaruh.
Contoh nyata adalah Syiahisasi yang tengah
diperjuangkan oleh elite-elite Syiah di Indonesia dalam rangka
membangun rasa, paham dan semangat Iran (Iranisasi). Syiah Iran akan
mengeksodus umat Islam menjadi Syiah, menggantikan nasionalisme
Indonesia menjadi nasionalisme Persia. Sama dengan Syiah dan Komunis
akan berupaya menggantikan ideologi Pancasila.
Di pihak lain kaum SePILIS akan diuntungkan dengan melemahnya peran Ormas Islam, meniadakan saingan dan pengaruh dalam rangka mengembangkan pemikirannya.
Harapan mereka, pada saat umat Islam
lengah dan melemah, mereka akan mendapat pengaruh dan kuasa. Inilah
saat-saat yang dinantikan Syiah Iran, dalam suatu kondisi melemahnya
umat Islam, Syiah Iran hanya memiliki dua saingan yakni kaum SePILIS dan Komunis.
Akan tercipta hubungan “Klientelistik”,
tentunya dengan Syiah sebagai pemegang kendali, pada fase ini ideologi
Pancasila tidak lagi “sakti”, telah tergantikan dengan ideologi Imamah
Syiah Iran.
Kesimpulan yang dapat kita petik adalah,
ketika ruang hidup Ormas-ormas Islam semakin minimalis, mereka justru
berkembang secara maksimalis. Kesemuanya itu, dimulai dari pengkerdilan
arus informasi dan interaksi umat dalam kancah perpolitikan.
Tantangan umat Islam memang semakin besar,
namun pertolongan Allah Subhanahu Wata’aka akan membesarkan perjuangan
umat Islam dan akan menghancurkan musuh-musuh Islam kelak pada akhirnya.
Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irfan Idris mengungkapkan kriteria media radikal versi BNPT.
“Salah satu cirinya media ini mendorong
untuk melakukan perubahan dengan cepat menggunakan kekerasan
mengatasnamakan agama,” kata Irfan di depan pengelola situs media Islam
yang diblokir, Selasa (31/3/2015) di Kantor Kemenkominfo Jakarta.
Selanjutnya, jelas Irfan, media ini gemar
mengkafirkan orang lain atau takfiri. Yang tidak kalah penting, media
radikal adalah media yang mendukung, menyebarkan, dan mengajak orang
untuk bergabung dengan ISIS.
“Mereka memaknai jihad secara terbatas.
Menurut BNPT radikal itu memilih ideologi lain dalam bernegara selain
ideologi Pancasila,” ungkap Irfan.
Atas dasar kriteria inilah BNPT memperintah Kemenkominfo untuk memblokir sebanyak 19 situs media Islam.
Mahladi, juru bicara media-media Islam
yang diblokir mengatakan tuduhan radikal oleh BNPT terhadap sejumlah
media Islam tersebut tidaklah benar.
“Tuduhan BNPT ke kami sebagai pendukung
ISIS itu tidak benar. Silakan dicek, tidak ada konten kami yang mengajak
masyarakat bergabung dengan ISIS. Justru kami menampilkan konten-konten
yang mengkritisi ISIS,” jelas Mahladi.
Soal gemar mengkafirkan orang lain juga dibantah Mahladi.
“Misalnya soal Ahmadiyah itu sesat. Sesat
itu kan berdasarkan fatwa MUI. Kami hanya memberitakan bahwa Ahmadiyah
itu sesat, seperti halnya media-media umum memberitakannya,"