Sabtu, 05 Juli 2014

Rotary club

Menguak Gerakan Rotary Club

 Mungkin sulit dipercaya ketika kita dihadapkan pada sebuah kenyataan bahwa gerakan dan aksi Zionis telah begitu mengakar di Indonesia. Bila ditelisik lebih jauh bahkan gerakan Zionis telah mengakar berbarengan dengan masuknya kolonialisme Belanda di Indonesia. Bisa kita bayangkan begitu kokohnya gerakan tersebut merasuk dalam kehidupan rakyat Indonesia sejak abad 16 M. Salah satu sayap gerakan zionis yang mempunyai cabang pada lebih 170 negara di dunia adalah Rotary club yang merupakan derivasi dari kegiatan Freemasonry international.Club ini  tersebar di seluruh dunia. Anggota Rotary Club dipanggil Rotarian dan mereka adalah para pemimpin bisnis dan profesional bahkan mewakili semua profesi (seorang dokter, seorang notaris, seorang guru sekolah, seorang pedagang, dan seterusnya). Menurut sebagian penganjur teori tentang konspirasi Yahudi, perkumpulan tersebut mempunyai tujuan rahasia dan merupakan bagian dari persekongkolan Yahudi.Di Indonesia sebagian besar anggota perkumpulan tersebut, agaknya, terdiri dari orang Cina namun banyak diantara kaum muslimin masuk dalam keanggotaan gerakan ini karena ketidakpahaman mereka.Operasi operasi utama mereka berkedok jasa kemanusiaan.
Rotary club pertama didirikan pada 1905 oleh Paul Harris di Chicago seorang tokoh advokat.Tiga tahun berikutnya Shierly Barry bergabung dalam club ini dan memperluas penyebarannya dengan cepat.Paul Harris meninggal pada tahun 1947 setelah club yang didirikannya berkembang ke 80 negara dan mempunyai 6.800 club serta 327.000 anggota namun hingga tahun 2005 tercatat sudah mempunyai 1,2juta anggota lebih yang berada pada 32.000 club.Adapun Rotary club Indonesia resmi didirikan pada tahun 1927 di Yogjakarta.Hubungan club club Rotary local dengan Rotary International berbeda dengan hubungan Palang Merah Nasional dengan Palang Merah International.Palang Merah Nasional tiadak wajib memberitahukan nama nama anggotanya serta biodata mereka juga tidak tunduk kepada Palang Merah International dalam setiap agenda dan kebijakan.Tetapi club club Rotary local harus mengikuti Rotary International dalam setiap sepak terjangnya dan harus mematuhi setiap keputusan dan peraturannya secara total tanpa boleh mengadakan revisi.Dengan cara semacam inilah pemilihan para residen distrik dilakukan,pengiriman peserta pada konggres dan pembayaran sumbangan club club Rotary local kepada Rotary International.Semua ini menegaskan afiliasi dan ketundukan club club local tersebut kepada Rotary International pada semua doktrinnya.Tentunya kata “international” bukan seperti yang biasa kita pahami namun dia bermakna gerakan Freemasonry Zionis yang mempunyai cabang diseluruh penjuru dunia dalam bentuk club club rotary di setiap Negara.
Agama tidak dijadikan standar dalam pemilihan anggota atau dalam hubungan sesama anggota; juga tidak dipermasalahkan tentang kewarganegaraan seseorang.Rotary Club mencekoki anggotanya agar mengikuti agama yang diakui atas dasar persamaan sesuai urutan abjad, seperti Budha, Islam, Yahudi, Masehi, dan seterusnya. Menurut mereka, amal kebaikan harus dilaksanakan karena menunggu balasan materi atau nonmateri. Ini jelas bertentangan dengan konsep agama yang mengaitkan pekerjaan suka rela dengan pahala berlipat ganda di sisi Allah.Mereka mengadakan pertemuan mingguan. Setiap anggota harus hadir 60% dalam setahun. Keanggotaan tidak terbuka untuk semua orang. Orang yang berminat menjadi anggota harus menunggu undangan club untuk bergabung dengannya sesuai dengan prinsip selektivitas. Klasifikasi keanggotaan didasarkan pada pekerjaan pokok yang mencakup 77 macam jenis pekerjaan. Para pekerja (buruh) tidak dibenarkan menjadi anggota. Club hanya memilih orang yang memiliki status sosial tinggi. Tingkat usia anggota sangat diperhatikan. Mereka bekerja menghidupkan organisasi dengan cara merekrut kaum laki-laki berusia produktif.Dalam setiap club, harus ada seorang wakil dari setiap profesi. Aturan ini sering dijadikan kesempatan untuk mengangkat anggota yang disukai dan menyingkirkan yang tidak disukai. Dalam Dewan Administrasi Club, harus ada satu atau dua orang ketua club lama sebagai pewaris langsung rahasia Rotary sejak Paul Harris.Charles Marden yang pernah menjadi anggota Rotary selama tiga tahun, telah melakukan studi terhadap organisasi ini. Kemudian, ia mengemukakan beberapa data berikut. Setiap 421 orang anggota Rotary Club, 159 orang di antaranya mempunyai keterikatan kuat dengan Freemasonry. Loyalitas mereka terhadap Freemasonry melebihi clubnya. Dalam beberapa hal keanggotaan Rotary hanya terbatas untuk orang-orang Freemasonry, seperti di Edinburgh Inggris pada tahun 1921.
Dalam sebuah perkumpulan yang disebut Nan’s di Perancis disebutkan, “Jika orang-orang Freemasonry membentuk organisasi yang bekerja sama dengan golongan lain, urusan organisasi tidak boleh berada di tangan orang lain. Personil organisasinya harus dipegang orang-orang Freemasonry dan harus berjalan sesuai dengan prinsip Freemasonry. Ketika Freemasonry mengalami penyusutan, justru Rotary mendapat dukungan sangat besar dan aktivitasnya semakin kuat. Hal ini karena orang-orang Freemasonry mengalihkan segala aktifitasnya kepada club Rotary sampai tekanan-tekanan terhadap mereka hilang dan kondisinya kembali seperti semula.Dalam soal agama dan tanah air serta keteguhannya memegang prinsip selektivitas, Rotary Club mempunyai persamaan besar dengan Freemasonry. Keduanya memiliki pemahaman yang sama tentang nilai dan semangat yang membentuk jiwa seseorang, seperti ide egaliti, fraterniti, semangat humanisme, dan kerjasama internasional. Ini adalah semangat yang sangat berbahaya yang diarahkan untuk mengikis karakteristik bangsa-bangsa dan menguburkan segala bentuk loyalitas, sehingga pribadi-pribadi akan kehilangan identitas dan harga diri serta hidup dalam kebimbangan. Akibatnya, tak ada lagi kekuatan yang dominan, kecuali orang-orang Yahudi yang terus-meneris berambisi mendominasi dunia.

 Organisasi ini sepenuhnya untuk kepentingan Yahudi.Dalam rangka kemudahan hubungan dengan berbagai sekte dan golongan, Rotary berpura-pura membatasi aktivitasnya dalam masalah-masalah sosial dan kultural demi kemanusiaan. Cara pencapaian sasarannya melalui pertemuan-pertemuan berkala, seminar, ceramah yang mengarah pada upaya mendekatkan antaragama dan menghapus segala perbedaan keagamaan. Ini mirip dengan ceramahnya para pendudung teologi inklusive, seperti yang digemar-gemborkan kelompok jaringan Islam Liberal.Motivasi Rotary yang sebenarnya ialah membaurkan orang-orang Yahudi dengan bangsa lain dengan mengatasnamakan kasih dan persaudaraan. Melalui jalan ini mereka mampu mengumpulkan berbagai maklumat yang dapat membantu mereka dalam membantu tujuan mereka yang bersifat ekonomis dan politis, juga membantu mereka dalam menyebarkan tradisi tertentu yang akan memastikan timbulnya kemerosotan (degenerate) sosial. Ini dapat kita lihat melalui persyaratan keanggotaan yang hanya diberikan kepada orang-orang penting dan menonjol di masyarakat.

Posted by hasmijaksel on

Enigma

Sebagian kecil dari postingan yang ada di blog ini telah diterbitkan dalam bentuk buku seperti yang kalian lihat di bawah ini.
Buku ini berisi 37 bab. Tebalnya 286 Halaman dan diterbitkan oleh Penerbit Tangga Pustaka. Harganya Rp.52.500. Kalian bisa mendapatkannya di Gramedia di seluruh Indonesia. Jika kalian tidak menemukannya, silahkan memeriksa katalog komputer di Gramedia karena di beberapa tempat, buku ini masih belum dipajang.
Seluruh postingan yang dimasukkan ke dalam buku ini dibagi ke dalam beberapa kategori seperti: Fenomena alam yang aneh, Materi langit yang misterius, Artefak masa lampau yang membingungkan dan lain-lain.
36 bab yang ada di dalam buku ini berasal dari 36 postingan yang ada di blog enigma, tentu saja dengan modifikasi tulisan untuk menyesuaikan dengan format buku.
Satu bab lagi adalah bahasan yang belum pernah dipublish di blog ini sebelumnya. Jika di blog enigma saya tidak membahas soal yang berhubungan dengan agama, maka dalam bab ini saya membahas sebuah topik yang berhubungan dengan seni keagamaan, tentu saja dengan maksud yang masih sesuai dengan blog ini.
Pernahkan kalian membaca postingan di blog-blog mengenai UFO tentang lukisan-lukisan religi Eropa abad pertengahan yang sepertinya menunjukkan kunjungan UFO?
Contohnya seperti Fresco abad ke-14 yang bisa ditemukan di biara Visoki Decani di Kosovo berikut ini:
Ada dua objek di sisi kiri dan kanan salib yang sepertinya menggambarkan dua buah wahana terbang serupa UFO lengkap dengan pilotnya. Jika fresco ini berasal dari abad ke-14, apakah pada abad itu telah terjadi kunjungan UFO yang kemudian di abadikan oleh sang seniman fresco?

codex Gigas - kitab iblis

Codex gigas atau buku raksasa adalah sebuah manuskrip abad pertengahan dengan ukuran terbesar yang masih ada. Buku ini ditulis pada awal abad ke-13 di biara ordo benediktus di podlazice di Bohemia. Saat ini buku tersebut tersimpan di Swedish Royal Library di Stockholm. Dibutuhkan tenaga dua pustakawan untuk mengangkat buku tersebut. Buku ini sering juga disebut “alkitab iblis” karena adanya sebuah ilustrasi ukuran besar bergambar setan didalamnya.


Kodeks tersebut ditaruh disebuah tempat yang terbuat dari kayu, dilapisi dengan kulit dan dihias dengan logam. Tingginya 92 cm, lebarnya 50 cm dan memiliki tebal 22 cm. Pada mulanya, kodeks itu memiliki 320 lembar naskah. Namun 8 lembar darinya dibuang. Tidak diketahui siapa yang membuang 8 lembar tersebut dan untuk tujuan apa. Ada dugaan 8 lembar yang dibuang kemungkinan berisi aturan-aturan biara ordo benediktus. Berat kodeks tersebut hampir mencapai 75 kg. Lembaran yang digunakan untuk menulis kodeks ini adalah kulit yang berasal dari 160 ekor anak sapi.

Biara tempat kodeks ini dibuat dihancurkan pada abad ke-15. Catatan yang ada pada kodeks menunjukkan bahwa pembuatan kodeks tersebut adalah sekitar tahun 1229 M. Setelah penulisannya, kodeks ini kemudian dipindahkan ke Biara Cistercians Sedlec dan akhirnya dibeli oleh Biara benediktus di Byoevnov. Dari tahun 1477-1593, kodeks ini disimpan di perpustakaan di Broumov sampai akhirnya dibawa ke Praha pada tahun 1594 untuk menjadi bagian dari koleksi Rudolf II. Pada tanggal 24 September 2007, Codex gigas dibawa kembali ke Praha setelah 359 tahun.

Isi dari kodeks ini adalah “a sum of the Benedictine order’s knowledge”, “The War of the jews” tulisan Josephus, daftar para orang kudus, metode untuk menentukan tanggal perayaan paskah, seluruh alkitab bahasa latin pre-vulgate, Isidore of Seville’s encyclopedia Etymologiae, Cosmas of Prague’s Chronicle of Bohemia, berbagai macam traktat (dari sejarah, etimologi dan fisiologi), sebuah kalender dengan nekrologium, daftar nama para biarawan di biara Podlaice, formula-formula ajaib dan catatan-catatan lain.

Seluruh isi kodeks ini ditulis dalam bahasa latin. Manuskrip ini juga dihiasi dengan warna-warna seperti merah, biru, kuning, hijau dan emas. Seluruh huruf besar diberi warna yang mencolok. Yang luar biasa adalah keseluruhan isi kodeks ini ditulis dengan relevansi yang luar biasa antar halaman. Yang berarti bahwa buku ini ditulis oleh satu orang dengan pikiran yang berkesinambungan. Hal ini membuat banyak ahli percaya bahwa keseluruhan kodeks ini ditulis dalam waktu yang sangat singkat.

Pada halaman 290, terdapat sebuah gambar Iblis dengan tinggi sekitar 50 cm. Beberapa halaman sebelum gambar ini ditulis pada lembaran kulit yang menghitam dan dibuat dengan karakter yang gelap, yang membuatnya berbeda dengan keseluruhan isi kodeks.

Menurut Legenda, penulis kodeks itu adalah seorang biarawan yang melanggar aturan biara dan dihukum dengan diikat di dinding dalam posisi berdiri seumur hidup. Biarawan ini memohon ampunan dari penghukuman yang luar biasa kejam itu. Sebagai gantinya ia berjanji untuk membuat sebuah buku yang akan memuliakan biara dan pengetahuan umat manusia selamanya, dan ia berjanji menyelesaikannya hanya dalam satu malam. Menjelang tengah malam, biarawan itu menjadi ragu apakah ia dapat menyelesaikannya sendiri. Jadi ia menjual jiwanya kepada iblis demi sebuah pertolongan. Iblis kemudian menyelesaikan manuskrip tersebut. Sebagai penghormatan kepada iblis yang membantunya, biarawan itu menambahkan gambar iblis ke dalam kodeks tersebut. Walaupun adanya legenda yang melibatkan iblis, pada zaman inkuisisi, kodeks ini tetap disimpan oleh biara dan dipelajari oleh banyak cendikiawan sampai hari ini.

perjuangan Osama bin laden



Terbetik kabar kematian Osama bin laden telah di rencanakan orang kepercayaan sekaligus mentor Osama sendiri yang merasa sudah jenuh dengan cara Osama yang selalu berpindah-pindah tempat menyebabkan faksi-faksi Al-Qaeda banyak yang terpecah-pecah tanpa ada kepemimpinan dan juga Rencana Besar yang bisa menyatukan mereka.


                                Ayman_Jawahiri mentor Osama bin laden


Sehingga orang kepercayaan Osama tersebut merasa kepimpinan Osama sudah tidak di perlukan lagi, untuk itu di buatlah rencana agar sementara waktu Osama tinggal di Abbottabad, Pakistan untuk kemudian di bocorkan kepada intelejen Amerika.

Anda penasaran?
Nanti di artikel selanjutnya kita akan membahasnya tentang kebenaran konspirasi tersebut.  Sekarang kita lihat dulu kilas balik sejarah Al-Qaeda dari tahun ke tahun.


1957: Osama bin Laden dilahirkan di Riyadh, Arab Saudi, sebagai satu dari 54 anak Mohammad bin Laden, pengusaha konstruksi. Ibunya berasal dari Suriah.

1969: Mohammed bin Laden meninggal dalam kecelakaan helikopter. Osama, yang berusia 11 tahun, disebut-sebut mewarisi kekayaan ayahnya senilai US$80 juta.

1984: Bin Laden pergi ke Afghanistan untuk berjihad melawan pendudukan Uni Soviet. Dia mendanai dan memimpin 20.000 pejuang Islam yang berasal dari seluruh dunia.

1988: Bin Laden mendirikan grup Al-Qaeda yang berarti "Dasar." Dan para pengikutnya kebanyakan berasal dari mantan pejuang-pejuang di Afganistan.

1989: Uni Soviet menarik mundur pasukannya dari Afghanistan.

1991: Amerika Serikat memimpin aliansi untuk mengusir Irak dari Kuwait yang dikuasainya sejak setahun sebelumnya. Bin Laden mengumumkan jihad melawan Amerika karena telah menempatkan pasukannya di Arab Saudi, tempat di mana Islam memiliki dua tempat suci.

1992: Bin Laden kembali ke Arab Saudi, namun karena dukungannya atas kelompok Islam garis keras di Mesir dan Aljazair, membuat paspor Arab Saudinya dicabut.

1993: Sebuah ledakan di lantai dasar World Trade Center di New York membunuh enam orang dan melukai 1.000 orang. Serangan ini dikaitkan ke Al-Qaeda.

1995: Sebuah bom membunuh penasihat militer Amerika untuk keamanan Arab Saudi. Lima tentara AS terbunuh dan 60 luka-luka.

1996: Sebuah truk yang penuh bahan peledak menghancurkan markas militer AS di Khobar, Arab Saudi. Sembilan belas warga negara Amerika tewas dan 386 terluka. Sudan meminta Bin Laden pergi dan dia muncul lagi di Afghanistan, di mana gerakan Taliban baru saja menguasai Kabul.

1998: Bom hampir-simultan menyerang kedutaan Amerika di Nairobi dan Dar-es-Salaam yang membunuh 224 orang, yang kebanyakan warga Afrika. Pasukan Amerika menyerang markas latihan Bin Laden di Afghanistan dan Sudan dengan misil, membunuh setidaknya 20 orang.

1999: Biro Penyelidik Federal (FBI) Amerika Serikat menempatkan bin Laden dalam daftar "10 Buron Paling Dicari."

2000: Sebuah bom bunuh diri kapal perang Amerika di Aden, Yaman, membunuh 17 marinir Amerika Serikat dan melukai 38 orang. Serangan ini disebut dilakukan oleh Al-Qaeda.


2001: Dua pesawat maskapai AS yang dibajak menabrak menara kembar World Trade Center di New York. Pesawat ketiga di bajak kemudian menabrak markas Pentagon dan pesawat keempat yang bajak ditabrakkan ke kawasan pinggiran Pennsylvania. Serangan ini membunuh sedikitnya 3.000 orang.

Amerika lalu menawarkan US$25 juta untuk hadiah bagi informasi yang bisa mengarah ke penahanan bin Laden. AS lalu memulai serangan atas Afghanistan, bertujuan untuk meminta Taliban yang berkuasa menyerahkan bin Laden. Bin Laden justru mengumumkan tak ada ampun bagi Amerika Serikat dan warganya dalam siaran di Al Jazeera.

2002: Bin Laden dilaprokan beberapa kali di Afghanistan, Iran, Pakistan - atau tewas.

2003: Presiden Pakistan Pervez Musharraf mengatakan bin Laden mungkin masih hidup dan bersembunyi di Afghanistan, namun mengklaim al-Qaeda tidak efektif lagi sebagai organisasi teroris.

2003: Bin Laden meluncurkan sejumlah pernyataan mengenai konflik di Irak dan Afghanistan, ancaman akan ada serangan lebih lanjut dan menawarkan gencatan dengan AS.

2004: "Saya menawarkan inisiatif rekonsiliasi... menghentikan segala operasi melawan semua negara (Eropa) jika mereka berjanji tidak agresif atas Muslim." (rekaman Al-Arabiya)

2008: Bin Laden memperingatkan Eropa "pembalasan" setelah sebuah kartun kontroversial Nabi Muhammad dipublikasikan.

2010: Bin Laden mengklaim membom pesawat AS di Hari Natal dan memperingatkan lebih banyak serangan atas AS. Pesan terakhir menyalahkan negara industri atas perubahan iklim dan AS yang menolak meneken Protokol Kyoto, sembari mendesak boikot atas dolar Amerika.

2011: April, Osama biin Laden diklaim telah tewas dalam serangan yang dilakukan pasukan AS di kota Abbottabad, Pakistan. Presiden AS Barack Obama mengumumkan di televisi.


Demikianlah kilas balik perjalanan Osama bin laden sampai saat terakhir diawal bulan mei pemimpin Al-Qaeda tersebut dinyatakan tewas setelah penyerbuan oleh pasukan Amerika.

Soemitro Kolopaking – Bapak Freemasonry Indonesia


IMG_0012
Pada tahun 1955 ditahbiskan di Djakarta “Timur Agung Indonesia” jang kemudian dinamai “Loge Agung Indonesia” dan Shd. : Soemitro ditahbiskan sebagai Guru Agung Pertama.
“Sejarah Indonesia selama ini ditutup-tutupi”. Begitulah kira-kira kalimat kegemaran para pendukung teori konspirasi dan pendukung atlantis. Aku kagum sekali mendengar kalangan yang jarang sekali membaca buku sejarah, menyatakan dengan mudahnya bahwa sejarah bangsa ini ditutupi oleh Belanda dan Kalangan “Freemason”. Benarkah anggapan tersebut ?
Mereka pikir ketiadaan informasi mengenai kehebatan sejarah Indonesia di masa lalu merupakan bentuk manipulasi sejarah. Mungkin mereka lupa bahwa orang-orang Belanda lah yang mengungkap banyak hal mengenai kehebatan kerajaan-kerajaan Nusantara di masa lalu. Adalah Belanda yang pertama kali melakukan penelitian serius untuk mengungkap kehebatan bangsa ini. Mengapa mereka melakukan itu ? Mereka ingin menunjukan bahwa bangsa kecil seperti mereka bisa menaklukan kerajaan-kerajaan hebat yang pernah menghuni nusantara. Itulah mengapa sebabnya Belanda bersemangat sekali untuk mengungkap peninggalan-peninggalan sejarah Nusantara. Peninggalan kejayaan Nusantara tersebut dikumpulkan oleh organisasi Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen yang nantinya berkembang menjadi Museum Gajah. Adalah suatu kenyataan sejarah bahwa organisasi tersebut didirikan pada tahun 1778 oleh J.C.M. Radermacher, Suhu Agung Freemasonry Hindia Belanda. Ia menyumbang sebuah gedung yang bertempat di Jalan Kalibesar beserta dengan koleksi buku dan benda-benda budaya yang nanti menjadi dasar untuk pendirian museum. Seorang anggota Freemason lainnya, Dirk van Hogendorp (1736-1784) turut menjadi tokoh penting dalam perkembangan Museum Gajah dan sejarah nusantara umumnya.
Melihat kenyataan tersebut kita patut menanyakan kembali apakah benar kalangan Belanda dan Freemason berusaha menutupi sejarah bangsa ini dan bukan sebaliknya ? Justru sejarah Freemason di Nusantara itulah yang selama ini ditutupi dan dianggap tidak ada. Dibutuhkan kejujuran untuk mengakui bahwa misalnya Pelukis Raden Saleh adalah seorang anggota mason dan kenyataan sejarah bahwa Kongres Pemuda Pertama tahun 1926 diadakan di Loji Freemason Batavia. Memang bukanlah hal yang terlalu krusial untuk dimuat di buku-buku sejarah, namun ini setidaknya bisa menggambarkan bahwa desas-desus mengenai Freemasonry di negara ini lebih banyak didasarkan oleh imajinasi para fundamentalis.
Kini usahakanlah untuk menghilangkan terlebih dahulu segala stigma negatif terhadap Freemasonry karena aku akan mengisahkan biografi singkat Soemitro Kolopaking, Guru Agung Pertama Freemasonry Indonesia. Biografi ini kusarikan dari buku otobiografi Soemitro Kolopaking “Tjorat-tjoretan Pengalaman Sepandjang Masa” yang diterbitkan Balai Pembinaan Administrasi Universitas Gadjah Mada Jogjakarta – 1969.
Dalam buku ini Soemitro tidak mengisahkan masa kecil maupun latar belakang keluarganya. Kisah demi kisah diceritakan loncat meloncat sehingga akan susah untuk menelusurinya. Untunglah ada uraian singkat dari Dwidjo Hardjosoebroto di akhir buku ini yang berusaha merunut kisah hidup Soemitro.
Menurut Dwidjo, Soemitro lahir di Papringan, Banyumas pada tanggal 14 Juni 1887. Ia mengenyam Sekolah Jawa (1893-1896), ELS (1896-1901_, Gymnasium Willem III (1901-1907) dan dilanjut sebagai Mahasiswa Indologi di Leiden (1907-1914). Selama menjadi mahasiswa itu Soemitro melanglang buana ke berbagai negara untuk mencari tambahan dana kuliah.
Dalam buku ini, Soemitro langsung memulai kisahnya ketika ia bekerja di Tambang Batubara “Gewerkschaft Deutscher Kaiser’ – Jerman. Entah bagaimana selama tahun 1908 – 1909 itu beliau bisa “terdampar” di sana, bersama dengan ribuan pekerja lainnya yang berasal dari Rusia, Polandia, Australia, Belanda, Italia, Denmark dll. Pengalaman langka itupun tidak banyak diceritakannya padahal kisah seorang Indonesia bekerja di tambang batubara Jerman saat itu tidak banyak yang mengetahui.
Pada tahun 1911 Soemitro bekerja di perusahaan penggergajian kayu di Riga, Latvia. Ia menggambarkan bahwa kondisi Latvia yang saat itu masih menjadi negara satelit Rusia sangat kental dengan nuansa Feodal. Suatu saat pernah terjadi pemogokan di tempat Soemitro bekerja. Pemogokan itu segera ditanggapi dengan pengerahan pasukan Kozak yang tak ragu menggunakan kekerasan.
Peleton Kozak itu di dalam dan di muka pabrik menghantam-kromo orang2 muyik pria-wanita, yang terang2an atau disangka mogok. Dan yang sangat menyedihkan adalah kejadian bahwa seorang ibu yang menggendong anak perempuannya yang saja berusia tiga tahun. Ibunya luka parah dan anak kecilnya itu pecah kepalanya, kena hantaman peluru baja knoet kozak, meninggal seketika itu juga…
Dari Latvia, Soemitro pindah ke Swedia untuk bekerja di sana. Pekerjaan tersebut dijalankannya untuk menabung biaya kuliah di Leiden. Beliau pun diterima kursus liburan yang diikuti ribuan mahasiswa dari berbagai negara.
Saat itu menurutnya di Eropa masih berlaku semboyan “Ilmu Pengetahuan untuk kepentingan Ilmu Pengetahuan” yang mengakibatkan kurangnya perhatian terhadap spiritualitas. Soemitro juga membeberkan banyak fakta menarik mengenai sistem pendidikan di Eropa saat itu, di antaranya adalah kemungkinan seorang mahasiswa untuk mengikuti kuliah sebagai mahasiswa tamu di berbagai universitas di Eropa. Ujian pun tidak diadakan serentak melainkan menyesuaikan kesiapan sang mahasiswa. Tanpa banyak penjelasan, pengalaman berkuliah di Belanda itu dilanjut dengan pengalamannya bekerja di Albania dan Mesir.
Dwidjo menambahkan bahwa setelah 8 tahun di Eropa, Soemitro pulang ke Hindia Belanda untuk bekerja di sebuah rumah gadai. Ia pun sempat menjadi pekerja pabrik Teh dan Kina “Pandjang Estate” di lereng gunung Pangrango. Dari sana pada tahun 1917 ia mengikuti pendidikan komisaris polisi di Jakarta.
Setelah lulus dari Sekolah Polisi di Jakarta, beliau ditunjuk sebagai komisaris polisi di kota Bandung. Di kota inilah perkenalan Soemitro dengan Freemasonry dimulai. Pada tahun 1922 Soemitro secara resmi memasuki Loge Sint Jan di Bandung. Beberapa waktu kemudian beliau ikut mendirikan dan memimpin Loge “Serajudal” di Purwokerto. Setelah kemerdekaan, Soemitro aktif mendirikan Loge “Purwa Daksina di Jakarta (1952), Loge “Pamitraan” di Surabaya, Loge “Bhakti” di Semarang, dan Loge “Dharma” di Bandung
IMG_0015
Dalam pemerintahan Soemitro pernah menjabat sebagai wedana Sumpiuh dan Bupati Banjarnegara tahun 1926. Kesuksesan Soemitro dalam menjalankan tugasnya sebagai Bupati diakui oleh Van Goudoever dalam harian di Semarang De Locomotief, Februari 1926.
…Sungguh suatu pengalaman yang istimewa ketika menemuinya di rumah Bupati yang tua di kota kecil Banjarnegara pula. Barangsiapa yang menemuinya di sana akan pulang dalam keadaan yang senantiasa lebih kaya, karena masing-masing akan memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang orang hanya dapat mendengarnya dari dirinya…
Soemitro tercatat sangat berhasil mengembangkan pertanian di lahan tandus Banjarnegara. Selain itu ketika menemukan daerah yang mengandung tanah liat, Soemitro langsung memeriksakan tanah itu di Bandung dan meminta keterangan selengkapnya mengenai kemungkinan-kemungkinan penggunaannya. Kemudian ia mendirikan pabrik kecil yang membuat barang-barang keramik dari tanah liat itu.
Pada suatu hari ia mengeluarkan barang-barang yang lain coraknya, yaitu barang-barang keramik dari tanah liat berwarna coklat tua dengan jalur2 hijau tua dan hitam yang indah pada permukaannya yang mengkilat seperti kaca. “Kamu tentu tidak menyangka bagaimana kami membikinnya,” kata Soemitro. “Akhir-akhir ini terjadi sebuah batu baterai dari lampu senter jatuh ke dalam zat cairan yang akan digunakan untuk membuat permukaan seperi kaca itu. Pekerja2nya datang kepada saya dengan permintaan maaf atas kelalaian itu, tapi kemudian malah saya perintahkan untuk membeli semua batu baterai yang sudah tak terpakai…
Semasa penjajahan Jepang beliau menjadi anggota PPKI yang bersama dengan anggota Mason lainnya, Radjiman Wediodiningrat, ikut menyusun undang-undang dasar Indonesia. Dalam berbagai kesempatan rapat PPKI, Soemitro kerap mendesak panitia untuk tidak panjang lebar berdiskusi dan secepat mungkin mengesahkan undang-undang dasar negara serta menyempurnakannya di kemudian hari.
Setelah pecah revolusi pada tahun 1945, di samping Soemitro menjabat Residen Pekalongan, ia merangkap jabatan Gubernur yang diperbantukan apda Kementrian Dalam Negeri. Sesudah clash I ia terjun dalam perang gerilnya di Jawa Tengah.
Pada tahun 1955 Soemitro terpilih sebagai anggota DPR dan dinonaktifkan sebagai pegawai Kementrian Dalam Negeri. Di tahun yang sama, Soemitro Kolopaking ditahbiskan oleh “Loge Agung Indonesia” untuk menjadi Guru Agung Pertama Indonesia. Dengan demikian Soemitro bisa dibilang sebagai Bapak Freemasonry Indonesia.

Penolakan buku "kota paling berpengaruh di dunia" karangan Douglas Wilson"

PT Gramedia Pustaka Utama terus melakukan penarikan dan pemusnahan buku terbitan mereka berjudul “Lima Kota Paling Berpengaruh Di Dunia” karangan Douglas Wilson. Hinggar kini telah dimusnahkan 1800 dari total 3000 eksemplar buku yang sudah diterbitkan sejak Maret lalu.
Pemusnahan buku ini merupakan saran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengakhiri protes di masyarakat lantaran dua halaman dari buku ini  memuat tulisan yang dinilai menghina Nabi Muhammad SAW.
Ketua MUI Pusat, KH. Ma’ruf Amin membantah pemusnahan buku itu bentuk pemaksaan karena pihak penerbit juga memiliki rencana yang sama
“Kita  menyarankan agar dimusnahkan bukan direvisi, karena buku itu beredar di masyarakat, pasti sulit merevisinya dan itu akan terus menjadi persoalan. Tidak ada ketegangan antara MUI dan Gramedia, ini adalah inisiatif bersama untuk meredam kegaduhan," jelas Ma'aruf
Dikutip dari harian Kompas, pimpinan Gramedia mengakui keteledoran penerjemahan buku ini dan karenanya memutuskan akan menarik buku tersebut dari peredaran.
Buku  berjudul “Lima Kota Paling Berpengaruh di Dunia” atau dalam versi Inggrisnya berjudul ‘‘Five Cities That Rule the World" ditulis oleh teolog asal Amerika Serikat, Douglas Wilson.
Buku itu bercerita tentang peran dari 5 kota di dunia yaitu Yerusalem, Roma, London, New York, dan Athena terhadap peradaban dunia.
Timbul masalah Douglas menulis  "Nabi Muhammad adalah perompak dan perampok yang memerintahkan penyerangan terhadap karavan-karavan di Mekah".
Front Pembela Islam (FPI) juga telah melaporkan pihak penerbit ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penistaan agama.
Dengan adanya pemusnahan ini, MUI dan Gramedia berharap kontroversi ini selesai dan FPI mau menarik laporannya.
Namun Juru bicara FPI, Sobri Lubis memastikan laporan itu akan tetap dilanjutkan.
“Penghinaan terhadap Rosulullah bukan pelanggaran hukum main-main, jadi tetap akan kita lanjutkan. Kita mau membuktikan di pengadilan apakah penerbitan buku ini sebuah keteledoran seperti klaim Gramedia, atau memang kesengajaan,” Kata Sobri Lubis.

Sementara itu, sikap Gramedia dan MUI dalam menyikapi kontroversi ini diprotes oleh pemerhati isu pluralisme dari SETARA Institut Ismail Hasani.
Menurutnya penyelesaian kontroversi ini melalui pemusnahan buku bisa menjadi preseden buruk bagi kebebasan berekspresi di tanah air.
“Ini sangat berlebihan, sampai ada penarikan dan pembakaran masal. Yang  kita sesalkan kenapa mudah sekali tunduk terhadap kemauan mereka, yang sudah dikenal kerap melakukan pengrusakan. Ini sangat berbahaya. Lepas dari konten  buku itu, kita melihatnya ini bukti ketundukan kita pada kelompok intoleran,” tegas ismail Hasani.
Ismail Hasani menambahkan harusnya permasalahan ini diselesaikan melalui jalur hukum.
Sebelumnya, kewenangan untuk mengawasi, melarang dan menarik buku yang dianggap menganggu ketertiban umum dipegang oleh Kejaksaan Agung.
Namun sejak 2010 lalu, Mahkamah Konstitusi mencabut wewenang ini karena dianggap melawan Undang-Undang Dasar 1945.
Mahkamah konstitusi memutuskan pengadilanlah yang berhak menentukan nasib sebuah buku apakah layak atau boleh  beredar atau tidak.

Rabu, 02 Juli 2014

Monas, Obelisk Indonesia

Keberadaan kerajaan Iblis di bumi ditandai dengan symbol-symbol sebagai “suatu pernyataan kehadirannya”, misalnya symbol piramyd, mata Iblis all seeing eye, segitiga, matahari, unicorn, dan banyak lagi. Salah satu symbol dari keberadaan Iblis tersebut adalah Obelisk, suatu bentuk tugu batu persegi empat yang menjulang tinggi dengan piramyd di puncaknya. Keberadaan obelisk di berbagai titik penting di dunia memberi suatu makna tersendiri. Dan bagi kita, pengetahuan ini menjadi berguna dan penting untuk menyingkapkan rahasia kerajaan kegelapan dengan segala bentuk tipu muslihat dan dominasinya atas hal-hal tertentu. Dengan demikian tindakan-tindakan profetik kita bukan menjadi “sembarang memukul” tetapi mengerti apa yang kita lakukan.


Sejarah Obelisk

Obelisk adalah bagian penting dari arsitektur Mesir sejak dahulu kala. Walau kata Obelisk sebenarnya adalah kata dari bahasa Yunani, yang berarti batu persegi empat yang panjang. Kata Yunani yang popular dipakai untuk menggambarkan jenis tugu ini ditemukan oleh seorang penjelajah terkenal dari Yunani bernama Herodotus.
Asal mulanya bangsa Mesir menjadikan obelisk sebagai bagian dari arsitektur kuil dan rumah mereka untuk didedikasikan atau sebagai bentuk penyembahan kepada Horus (nama lain dari dewa Ra = Matahari) anak dari Osiris dan Isis. Osiris (dewa vitalitas dan kesuburan) dan istrinya Isis (dewi kesembuhan) dianggap pasangan yang harmonis. Namun adik dari Osiris, yaitu Seth (dewa kekacauan, padang gurun dan badai) membunuh Osiris karena merasa cemburu dan membuang mayatnya ke sungai. Isis kemudian menemukan dan membangkitkannya kembali. Namun sekali lagi Seth membunuh dengan memotong tubuh Osiris menjadi 14 bagian. Seluruh potongan itu disebarkan keseluruh Mesir. Kembali Isis mencari seluruh potongan tubuh suaminya dan seluruhnya ditemukan kembali kecuali bagian alat kelaminnya yang tidak ditemukan.
Disinilah konon Obelisk menjadi lambang dari phallus (alat kelamin laki-laki) dari Dewa Osiris. Obelisk menjadi lambang kesuburan dan sekaligus menjadi lambang penyembahan kepada Dewa Matahari/Ra.
Telah tercatat bahwa di seluruh dunia saat ini ada 30 Obelisk asli (the original obelisk) dari Mesir yang masih tersisa. 8 berlokasi di Mesir, 13 di Roma, 4 di Inggris, 1 di Israel, 1 di Amerika, 1 di Turki, 1 di Ethiopia, dan sisanya tersebar di bagian dunia lainnya. Obelisk yang terbuat dari sebuah batu alami (bukan terdiri dari susunan batu). Tetapi pada masa selanjutnya berkembanglah pembuatan obelisk dalam berbagai bentuk dan model dengan prinsip yang sama yaitu 4 sisi bidang pada ujung atasnya berbentuk pyramid.

Simbol Iblis

Sejak awal peradaban manusia Iblis telah menyatakan keberadaan dirinya ditengah-tengah manusia. Dia selalu ingin menguasai manusia dan tanpa malu-malu menyatakan keberadaan dirinya. Dimana ada orang yang melakukan penyembahan terhadap sesuatu benda khususnya, dia pasti hadir dan bersemayam. Karena Iblis selalu mencari orang yang mau menyembah dia baik secara sadar maupun tidak.
Keberadaan Obelisk merupakan bentuk penghinaan kepada Tuhan (dengan menunjukkan phallus ke langit). Hampir disetiap kota di dunia ada tugu-tugu Obelisk seperti ini, dan itu juga merupakan bukti penguasaan Iblis atas dunia. Setiap tempat yang dikuasainya selalu disertai dengan tanda-tanda atau symbol-symbol kerajaannya. Salah satunya ialah Obelisk ini.
Sebagai symbol dominasi Iblis atas bumi ini, kehadiran beberapa obelisk tertentu (di lokasi tertentu juga) merupakan “tanda tangannya”. Diketahui bahwa obelish di Washington DC merupakan symbol penguasaan Iblis atas EKONOMI dunia;
washingtondc-obelisk.jpg

obelish di Luxsor, Mesir, merupakan symbol penguasaan Iblis atas PEMERINTAHAN dunia;
1-1283795332-karnak-obeli.jpg

dan obelisk di Vatican, Roma – Italia, merupakan symbol penguasaan Iblis atas AGAMA dunia.
obeliskrome.jpg

Ekonomi, Pemerintahan, dan Agama dunia penguasaannya diwakili oleh ketiga obelisk tersebut. Penjelasan detail mengenai hal tersebut akan mencengangkan siapapun. Bahwa benda-benda mati yang disembah dan dihormati ternyata berunsurkan kekuatan-kekuatan spiritual yang tidak main-main, dan dipercaya (sebagai tradisi ritual) oleh mereka yang dianggap sangat “berwawasan sekuler” sekalipun. Dan obelisk adalah salah satunya, bukan satu-satunya. Masih begitu banyak “kehadiran” yang misterius disekitar kita, bahkan hal-hal yang telah akrab dalam kehidupan sehari-hari kita. Mengucap syukur atas kehadiran Ruach haKodesh di dalam kita, karena tanpa itu kita tidak punya kesanggupan untuk “membedakan” mana yang dari Tuhan dan mana yang dari musuh-musuh Tuhan.


Jelas, kehadiran Iblis telah nyata di seluruh bagian dunia ini di dalam segala aspek kehidupan manusia: bisnis, sosial, politik, pendidikan, gaya hidup, teknologi, dan terlebih lagi di kehidupan rohani manusia. Merdeka menjadi kebutuhan ditengah dunia yang tidak merdeka ini. Sudahkah kita menggenapi janji itu di dalam kehidupan kita? (bs).

Berikut beberapa obelisk yang ada di dunia sekarang;




sumber wikipedia